0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Prajurit Kopassus Tangkap Pemulung Pencuri Becak

Heri, tersangka pencuri becak (kanan) menjalani pemeriksaan polisi ()
Solo — Masih ingat dengan peristiwa pemulung yang membawa kabur becak seorang kenalannya? Ternyata, pemulung yang telah membawa kabur becak tersebut ditangkap oleh salah seorang anggota Kopassus Kandang Menjangan, saat berusaha kabur dari kejaran pemilik becak.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Heri Susilo (22) warga Gemolong, Sragen yang merupakan pelaku pencurian becak diketahui oleh pasangan suami istri Wawan (26) dan Ari Srihandani (25) warga Gilingan, Solo saat melintas di kawasan Focus Independent School di Kawasan Manahan, Solo pada Rabu (26/11) siang.
Pasangan suami istri itu langsung meneriaki Heri lantaran telah melarikan becak maupun sejumlah uang yang berada di dalam laci becak tersebut. Namun, saat Heri lari tersebut dirinya menyenggol spion mobil milik Pratu Olivus Beno Berek, anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, Kartasura.
Melihat spionnya rusak, Pratu Olivus langsung turun dari mobil dan ikut mengejar Heri. Hingga akhirnya, prajurit Kopassus tersebut berhasil menangkapnya. Meski telah tertangkap, Heri tak langsung menyerah. Namun, berusaha melawan anggota Kopassus tersebut, hingga akhirnya terjadi baku hantam antar keduanya.
“Keduanya sempat baku hantam. Hingga akhirnya, anggota Kopassus tersebut berhasil mengalahkannya.” terang Budiharjo, salah seorang satpam Focus Independent School kepada Timlo.net, Jumat (28/11).Setelah berhasil dikalahkan, Heri akhirnya digelandang ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Kasi Intel Grup 2 Kopassus, Kapten Gorga A Harahap saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pemulung yang merupakan pencuri becak tersebut berhasil ditangkap oleh salah seorang anggota Kopassus.

“Waktu itu, Pratu Olivus tidak mengetahui kalau dia itu pencuri. Yang ia tahu, saat pelaku melarikan diri dari kejaran pasangan tersebut sempat menyenggol spion mobil yang dikendarai Pratu Olivus hingga rusak. Dan akhirnya dikerjar sampai tertangkap,” terang Kasi Intel.

Di hadapan penyidik, Heri mengaku bahwa becak milik kedua pasangan tersebut ditabrak kereta api. Meski begitu, aparat tidak langsung percaya dengan keterangan yang diberikan oleh pelaku. Sampai sejauh ini, pelaku ditahan di tahanan Polresta Solo untuk dimintai keterangan.

Sebelumnya diberitakan, becak milik pasangan Wawan (26) dan Ari Srihandani (25) warga Gilingan, Solo dilarikan oleh Heri. Awalnya, Heri diberi kepercayaan oleh pasangan tersebut untuk menjual sejumlah barang rongsokan yang diletakkan diatas becak. Namun, setelah ditunggu lama Heri tak kunjung kembali untuk menyerahkan uang penjualan barang rosok dan becak yang digunakan untuk mengangkut barang tersebut.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge