0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keberadaan Pasar Jumat Karanganyar Terancam

Suasana Pasar Jumat Karanganyar (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Karanganyar — Keberadaan Pasar Jumat mulai terusik. Pemerintah Kabupaten Karanganyar berecana meniadakan pasar yang digelar di sekitar alun-alun dan kompleks perkantoran Cangakan. Pemkab menilai keberadaan Pasar Jumat justru mengganggu aktivitas warga.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Karanganyar, Nur Halimah mengatakan, sudah banyak keluhan dari warga terkait keberadaan Pasar Jumat. Selain menganggu aktivitas olahraga juga mengganggu PNS yang berada di sekitar kompleks perkantoran Cangakan.

“Kami sudah lakukan pendataan, ada sekitar 900-an pedagang yang harus ditata keberadaannya,” katanya.

Nur Halimah menambahkan, pihaknya akan merelokasi semua pedagang untuk beraktivitas di luar hari Jumat. Namun hingga saat ini belum ada kesepakatan dengan pedagang tentang hari yang dimaksud.

“Kami akan upayakan untuk mencari harinya. Yang terpenting jangan beraktivitas pada hari Jumat karena sangat mengganggu,” terangnya.

Nur Halimah mengaku telah menyiapkan ratusan tenda yang akan ditempatkan di alun-alun. Penataan dilakukan dengan sisten zonasi atau pengelompokan usaha sejenis.

“Misalnya pedagang kuliner ada zona sendiri, pedagang pakaian juga zona sendiri, jadi akan terlihat rapi dan memudahkan pembeli,” katanya.

Terpisah, Juru Bicara PKL Pasar Jumat, Bibit Suwanto mengaku belum ada tawaran untuk berembuk membahas penataan. Namun dirinya berharap ada perwakilan pedagang yang diajak bicara dalam relokasi tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge