0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Modal Hambat Ekspansi Usaha Kecil

(Ilustrasi) Salah satu produk usaha kecil dan menengah (UKM) di Solo yang sempat diikutkan dalam sebuah pameran, baru-baru ini (dok.timlo.net/andi)

Solo – Permodalan dan pemasaran menjadi permasalahan utama dihadapi usaha mikro dan kecil (UMK). Kurangnya permodalan menghambat ekspansi sektor usaha ini.

“Salah satu hambatan utama dalam akses pembiayaan adalah penjaminan kredit,” ungkap Staf Departemen Pengembangan Akses Keuangan Inklusif dan UMKM Bank Indonesia (BI) Ambawani, saat berbicara tentang Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM pada Lokakarya Buku Panduan Guru Ekonomi SMA/MA Muatan Kebanksentralan, tengah pekan ini.

Berdasarkan data, pertumbuhan kredit UMKM pada Januari 2014 sebesar 17,4 persen year on year (yoy), masih lebih kecil dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan sebesar 21,5 persen (yoy). Penyaluran kredit UMKM masih terpusat di wilayah Jawa sebesar 57,2 persen, diikuti Sumatera sebesar 20,7 persen dan Sulawesi serta Kalimantan masing-masing 7,4 persen dan 7,2 persen.

Sedang dilihat dari jenis penggunaan, kredit modal kerja mempunyai pangsa terbesar 72,3 persen dan kredit investasi sebesar 27,7 persen. Kredit UMKM pada Januari 2014 sebesar 3,65 persen.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge