0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sah sebagai Suami Istri, Kakek Ngadi Pengin 2 Anak

Ngadi Parto Suwito (72) mengikuti resepsi pernikahan massal digelar pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam rangka hari ulang tahunnya ke-97 (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Karanganyar – Ngadi Parto Suwito (72), kakek asal Gondangrejo itu tampak lega usai mengikuti resepsi pernikahan massal digelar pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam rangka hari ulang tahunnya ke-97. Kakek 13 cucu dari lima anak ini mengaku bersyukur bisa merasakan lagi kebahagiaan pernikahan keduanya, usai ditinggal istri pertamanya lantaran meninggal dunia.

“Ini pernikahan kedua saya, sebelumnya istri pertama saya sudah meninggal dunia. Alhamdulillah, ayem tentrem rasanya bisa menikah lagi dan mudah-mudahan barokah. Saya memang butuh pendamping hidup dan semua keluarga setuju,” tutur kakek kelahiran 27 Juni 1942 itu kepada wartawan.

Ia pun mengenang pertemuannya dengan Sularti, nenek kelahiran 7 September 1952 disebutnya berasal jauh dari rumahnya. Mereka berdua bertemu tak jauh dari kampung tempat Ngadi tinggal.

“Rumahnya jauh sebab dari Wonogiri sana jauh sekali di pereng gunung mriko. Ini yang menjodohkan Gusti Allah, kalau tidak ya tidak bisa ketemu,” ujarnya.

Namun, meski telah dipertemukan, tak serta-merta Ngadi kemudian menikahi Sularti. Pasalnya, dirinya kesulitan mencari biaya pernikahan.

“Beruntung dari pemerintah dapat bantuan untuk nikah juga. Maturnuwun,” ucapnya.

Di usia terbilang senja, Ngadi tampaknya masih memiliki semangat layaknya pasangan suami-istri muda. Saat ditanya keinginannya mendapat momongan kembali, dengan semangat Ngadi berkata ingin mendapatkan dua anak bersama Sularti.

“Pengin punya dua anak,” selorohnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge