0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Magang Ke Jepang, Pulang Bisa Bawa Rp 500 Juta

Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman memberi ucapan selamat kepada peserta Pelatihan Pra Pemberangkatan Tahap I Program Magang ke Jepang, beberapa waktu silam (dok.timlo.net/humas setda sragen)

Sragen – Para pemuda di Sragen mempunyai kesempatan sangat luas mengikuti magang kerja ke Jepang. Negeri Sakura itu tak membatasi jumlah peserta magang di berbagai perusahaan di sana, dengan catatan peserta memenuhi kriteria dibutuhkan perusahaan di Jepang. Gaji didapatpun sangat menggiurkan mencapai Rp 500 juta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sragen, Sarwaka mengatakan, ini menjadi perluang sangat bagus bagi para pemuda lulusan SMA/SMK di Kabupaten Sragen. Jika lolos seleksi dan bisa berangkat ke Jepang, gaji menarik nantinya bisa mereka peroleh.

Selama masa kontrak tiga tahun mereka mendapat gaji Rp 8 juta hingga 12 juta perbulan ditambah uang lembur. Selain itu setelah masa kontrak selesai dan saat mereka pulang di berikan pesangon modal kerja sebesar Rp 60 juta.

“Jika mereka hemat, setelah masa kontrak tiga tahun selesai mereka rata-rata bisa membawa pulang uang sebesar Rp 400 juta hingga Rp 500 juta,” jelas Sarwaka.

Lebih jauh pihaknya menjelaskan, untuk dapat lolos berangkat magang ke Jepang, para peserta harus melalui empat tahap seleksi seperti seleksi kesehatan, tes matematika, olah raga dan wawancara.

Sarwaka menambahkan, peserta lolos seleksi nantinya diberi bekal pelatihan Bahasa Jepang selama dua bulan di Tecknopark Sragen. Setelah itu mendapat pelatihan keterampilan di Balai Besar Pelatihan Jakarta selama dua bulan. Adapun pada 2014 ini, sebanyak 18 peserta dari keluarga miskin, 16 di antaranya dinyatakan lolos dan berangkat magang kerja ke Jepang.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge