0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketahuan Dugem, Belasan Mahasiswi Aceh Digiring Polisi

Ketahuan Dugem, Belasan Mahasiswi Aceh Digiring Polisi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Sebanyak 13 perempuan digiring polisi syariah Aceh. Mereka kedapatan masih dugem dan karaoke di New Cafe hingga Kamis (27/11) dinihari tadi.

Wanita yang ditangkap tersebut rata-rata berstatus mahasiswi berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh. Mereka hanya menggunakan jilbab seadanya dan berpakaian ketat memperlihatkan lekuk tubuh.

Kepala Polisi Syariat Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti mengatakan mereka ditangkap karena melanggar Qanun Nomor 5 Tahun 2000 tentang Syariat Islam dan Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam.

“Mereka itu hasil operasi tadi malam, jadi kita berhasil mengamankan 13 wanita dan sekarang masih sedang diproses untuk di BAP,” kata Ritasari Pujiastuti.

Mereka nantinya, kata Ritasari, akan diproses dan kemudian akan diberikan pendidikan dan pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatan yang melanggar Syariat Islam.

Kepala Seksi Penegakan Peraturan Undang-undang dan Syariat Islam, Polisi Syariat Kota Banda Aceh, Evendi A Latif menjelaskan New Cafe itu sudah lama diincar dan sudah pernah digerebek dua bulan lalu kasus yang sama.

“Saat penggerebekan kita menemukan ada sekitar 60-an laki-laki berada dalam ruangan itu dan 13 wanita sedang dugem, saat itu langsung kami pisahkan laki-laki dan perempuan, perempuan langsung kita bawa ke kantor,” kata Evendi A Alatif.

Alasan petugas tidak menahan laki-laki, kata Evendi, mengingat ruangan di kantor sempit dan tidak memadai, maka laki-laki itu hanya disita Kartu Tanda Penduduk (KTP). Mereka nantinya diwajibkan melapor ke kantor Polisi Syariat Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut.

“Yang berhasil kita amankan sekitar 28 orang dan kita sita KTP, kita wajiban mereka melapor ke kantor,” tuturnya.

Bersama dengan itu, petugas juga menyita satu set alat DJ, puluhan botol minuman keras, bahkan ada sebagian yang sudah terbuka. Semua barang bukti itu sudah diamankan di Kantor Polisi Syariat Banda Aceh.

“New Cafe itu akan kita segel, sekarang lagi dalam proses melengkapi berkas dan kemudian akan kita segel dan mencabut izin operasionalnya,” ujarnya. [mtf]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge