0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengendalian Inflasi Daerah Perlu Dukungan Pemerintah Pusat

Lokakarya Kebanksentralan di Gedung BI Solo (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo – Perkembangan pembentukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang cukup pesat dalam periode tahun 2008 – 2010 memunculkan desakan dari pemerintah daerah agar terdapat fungsi koordinasi TPID dengan pemerintah pusat.

Demikian diungkapkan Staf Pusat Riset dan Edukasi Bank Sentral, Shinta RI Soekro saat mengemukakan tentang latar belakang pentingnya pengendalian inflasi di daerah pada acara Lokakarya Kebanksentralan yang digelar selama dua hari Rabu-Kamis, di Gedung Bank Indonesia Solo, Solo, Kamis (27/11).

“Karena permasalahan inflasi di daerah perlu mendapat dukungan dari kebijakan pemerintah pusat,” jelasnya.

Selanjutnya pada tahun 2011, menurut Shinta, ditandatanganilah Nota Kesepahaman antara Menko Perekonomian, Mendagri dan Bank Indonesia. Tindak lanjutnya adalah membentuk kelompok kerja nasional (Pokjanas) TPID, dengan maksud koordinasi dan sinkronisasi kebijakan untuk mendukung upaya stabilisasi harga di daerah.

Selain itu, sinergi sumber daya dalam rangka koordinasi dan pemantauan pelaksanaan pengelolaan inflasi daerah. Termasuk pertukaran data dan informasi yang terkait dengan upaya stabilisasi harga di daerah.

Shinta mengatakan, TPID dibentuk berdasarkan pada kenyataan bahwa pengendalian inflasi daerah memegang peranan penting untuk mencapai inflasi nasional yang rendah dan stabil.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge