0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tagihan PBB 2014, 13 Kecamatan Belum Lunas

Ilustrasi Uang (dok.timlo.net/red)

Karanganyar – Sejauh ini pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Karanganyar belum tuntas, meski 2014 tinggal menyisakan satu bulan. Adapun dari 17  kecamatan, sebanyak 13 di antaranya belum melunasi tagihan, sedangkan empat kecamatan, Jumantono, Jumapolo, Jatiyoso dan Jatipuro telah melunasinya.

Dengan demikian, pembayaran saat ini baru mencapai 78,95 persen atau sebesar Rp 22 miliar dari total PBB sebesar Rp 27 miliar.

“Sejauh ini baru 4J (Jumantono, Jumapolo, Jatiyoso dan Jatipuro) yang lunas seratus persen. Sedangkan 13 kecamatan lainnya belum, masih antara 70 hingga 80 persen. Dengan waktu tersisa hingga akhir Desember, kami harap semakin optimal dalam melakukan penagihan,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono, usai rapat koordinasi PBB di Kantor Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Karanganyar, Rabu (26/11).

Berdasarkan kalkulasi, dari total 408.449 wajib pajak PBB, sebanyak 331.587 di antaranya sudah memenuhi kewajibannya untuk membayar. Dari target sudah tertagih sebesar Rp 22 miliar, kini sisa Rp 5 miliar belum terbayarkan.

Di sisi lain, dengan rencana penerapan sistem manajemen berbasis accrual pada 2015 mendatang, sistem target tak lagi menjadi patokan, melainkan pendapatan daerah. Untuk itu, baik aparat kabupaten hingga desa wajib melakukan penagihan dan sosialisasi lebih intensif supaya masyarakat lebih taat membayar pajak.

“Dengan demikian dapat lebih termonitor dan mengurangi kendala penagihan. Selama ini data seperti by name by addres masih kacau. Oleh karenanya harus ada koordinasi untuk langkah verifikasi menyeluruh agar target perolehan pajak semakin optimal,” sebut Juliyatmono.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge