0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Operasi Zebra di Solo, Polresta Gandeng Polisi Militer

Operasi Zebra Candi 2014 di Solo, Rabu (26/11) (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Guna menekan angka kecelakaan lalulintas (Lalin) sekaligus korban kecelakaan di jalan raya, Polresta Solo menerjunkan sebanyak 102 Unit Kecil Lengkap (UKL) dalam Operasi Zebra Candi 2014. Operasi yang digelar mulai hari ini, Rabu (26/11), hingga Selasa (9/12) mendatang tersebut, juga menggandeng sejumlah pihak terkait seperti Satuan Palisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dishubkominfo Solo, Satuan Polisi Militer (Satpom) dan pihak-pihak terkait lainnnya.

Kapolresta Solo Kombes Pol Iriansyah mengatakan Operasi Zebra Candi 2014 ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas jelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru. Selain itu, kata Kapolresta, melalui Oerasi Candi Zebra ini pihaknya ingin menegakkan peraturan khususnya dalam hal berlalu lintas di jalan raya.

“Yang menjadi masalah itu, ketika masyarakat tidak mentaati peraturan dijalan raya. Sehingga, selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan pengendara kendaraan yang lain. Maka dari itu, melalui kegiatan ini kami ingin kembali menegakkan peraturan pengguna kendaraan di jalan raya, supaya mentaati peraturan dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,” terang Kapolresta usai gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2014, di halaman Stadion Manahan, Solo, Rabu (26/11).

Ditempat yang sama, Kasatlantas Polresta Solo AKP Jamal Alam mengaku selama 10 bulan terakhir angka kecelakaan di Kota Solo mencapai 423 kejadian. Dari kejadian kecelakaan yang mencapai ratusan tersebut, memakan korban jiwa sebanyak 60 orang. Dari hasil data tersebut, kata Kasatlantas, angka kecelakaan di Kota Solo tergolong tinggi. Sehingga, melalui Operasi Zebra Candi yang digelar serempak tersebut dapat menekan angka kecelakaan yang terjadi di Kota Solo.

“Kami berharap, masyarakat tertib berlalu lintas. Mulai dari kelengkapan surat-surat kendaraan hingga faktor kehati-hatian dari pengendara kendaraan bermotor,” tegas Kasatlantas.

Disinggung terkait oknum anggota non-sipil yang nantinya terjaring dalam Operasi Candi Zebra 2014, Kasatlantas mengaku bahwa hal tersebut bukan merupakan kewenangan pihaknya untuk melakukan penindakan. Meski begitu, pihaknya telah menggandeng pihak Polisi Militer (POM) untuk melakukan penindakan khusus.

“Maka dari itu, kami menggandeng pihak-pihak terkait untuk menegakkan aturan terkait penggunaan kendaraan kendaraan di jalan raya,” pungkas Kasatlantas.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge