0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akil Mochtar dan Anas Urbaningrum Diberi ‘Hukuman Tambahan’

Akil Mochtar (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Terpidana kasus korupsi, Akil Mochtar dan Anas Urbaningrum dilarang mendapat kunjungan besuk selama sebulan. Pasalnya, kedua terpidana telah protes kepada Kepala Rutan (Karutan) setempat.

Salah satu kuasa hukum Akil Mochtar, Adardam Achyar mengaku bingung dengan hukuman terhadap kliennya itu. Padahal sebelumnya mereka juga kena sanksi selama sebulan lantaran ketahuan menyimpan dan mempergunakan telepon seluler secara sembunyi-sembunyi di rutan.

“Pak Akil kan sedang dihukum lagi sekarang. Kena sanksi lagi sama Pak Anas, sebulan lagi tidak boleh dibesuk oleh keluarga. Karena apa? Karena Akil sama Anas itu mengajukan surat protes tentang kinerja kepala rutan,” kata Adardam di Jakarta, Rabu (25/11).

Adardam bisa mengakui kesalahan kliennya saat ketahuan menyimpan ponsel. Tapi dalam sanksi lanjutan ini, dia merasa tidak mendapat penjelasan jelas.

“Jadi rupanya bagi KPK, protes itu pun merupakan pelanggaran berat sehingga perlu diberikan sanksi. Seram lah pokoknya. Kalau ketangkap bawa HP, ribut, dan segala macam itu diberikan sanksi oke. Tapi kalau hanya protes secara tertulis, kemudian itu dianggap melanggar disiplin, walah gawat juga,” ujar Adardam.

Adardam mengatakan, hukuman buat Anas dan Akil diberikan sejak 11 November lalu. Dia mengaku pasrah dan enggan menanyakan soal itu lantaran merasa tak ada gunanya.

“Kami kan tidak berani tanya. Sudahlah, KPK itu adalah hukum, titik. Karena kan mengemukakan pendapat itu adalah hak yang dijamin konstitusi,” ucap Adardam. [has]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge