0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aman, Polresta Solo Kurangi Personel di SPBU

(Ilustrasi) Polisi jaga SPBU (dok.timlo.net/red)

Solo — Pihak Polresta Kota Solo menurunkan jumlah personel keamanan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Solo. Hal itu menyusul dengan makin amannya situasi di sejumlah titik SPBU pasca kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu.

Kasubaghumas Polresta Solo AKP Sis Raniwati mengatakan, pihaknya menilai bahwa kerawanan gangguan kamtibnas di SPBU di Kota Solo sudah mulai normal. Sejak diterapkannya pengamanan di 16 SPBU yang tersebar di Solo, 18 November lalu, kata Sis, tidak ditemukan pelanggaran baik yang dilakukan pihak SPBU maupun konsumen.

“Kami mengurangi jumlah personel yang ditempatkan di SPBU. Jika kemarin (tanggal 18/11 lalu) tiap SPBU dijaga tiga sampai empat petugas saat ini kami menempatkan dua petugas tiap shift,” terang AKP Sis, Rabu (26/11).

Meski jumlah personil dilakukan pengurangan, namun intensitas patroli yang dilakukan oleh pihaknya tetap akan bergulir seperti biasa. Patroli tidak hanya dilaksanakan petugas Satlantas, tetapi juga didukung petugas dari polsek jajaran.

Disinggung terkait pencabutan pengamanan SPBU di Kota Solo, Sis mengungkapkan bahwa sampai waktu yang belum ditentukan pihaknya akan terus melakukan pengamanan. Meski begitu, jika kondisi SPBU telah dinilai normal dengan kenaikan BBM saat ini maka kemungkinan besar pihaknya akan segera mencabut pengamanan.

“Untuk waktu pencabutan belum ditentukan. Saat ini baru pengurangan personel,” kata AKP Sis.

Sebelumnya diberitakan, Polresta Solo menerapkan pengamanan terbuka di 16 SPBU di Solo sejak diberlakukannya kenaikan harga BBM oleh pemerintah. Setiap SPBU dijaga sembilan hingga 12 personel polisi dengan sistem shift. Hal itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat terjadi kenaikan BBM.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge