0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Memprihatinkan, Honor Guru Rp. 2.000 Perjam

ilustrasi guru (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Honor guru tidak tetap (GTT) pada lembaga pendidikan swasta di Pamekasan, Madura, tergolong memprihatinkan. Mereka rata-rata hanya digaji Rp. 2.000 perjam saja.

“Jika mereka mengajar penuh, maksimal hanya mendapatkan honor dalam satu bulan antara Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu,” kata koordinator guru GTT swasta Akh Fakih, di Pamekasan, Jatim, Rabu (26/11).

Kondisi guru-guru swasta non-PNS ini memang sangat memprihatinkan, berbanding terbalik dengan guru-guru negeri yang sudah mengikuti program sertifikasi.

Menurutnya, kondisi seperti itu juga hampir dialami semua lembaga pendidikan swasta.

“Karena, semangat lembaga pendidikan swasta baik di bawah naungan yayasan dan pondok pesantren yang ada di Pamekasan ini, sebagai bentuk komitmen dalam berupaya menciptakan masyarakat terdidik,” ucapnya.

Sehingga, sambung Fakih, kendati pengelola yayasan dan pondok pesantren tidak memiliki pendanaan yang cukup, semangat untuk membangun dan mengelola lembaga pendidikan tetap ada. [hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge