0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ukuran Payudara Pengaruhi Kesehatan Mental Wanita?

(Ilustrasi) BH alias kutang (dok.timlo.net/facebook)

Timlo.net—Para ahli mengatakan bahwa remaja putri dengan payudara yang sangat besar atau tidak sama ukurannya (satu bagian lebih besar dibandingkan yang lain atau asimetris) seharusnya ditawarkan operasi plastik untuk memperbaiki ukuran payudara mereka. Hal ini dikarenakan ukuran payudara mereka bisa mempengaruhi kesehatan mental mereka.

Para peneliti menemukan bahwa gadis dengan buah dada tidak simetris memiliki kesehatan emosional yang lebih buruk dan kepercayaan diri yang rendah dibandingkan gadis lainnya. Mereka juga memiliki masalah makan dan berinteraksi secara sosial. Dan dampak negatif terhadap kesehatan mental sama merusaknya antara para gadis dengan perbedaan ukuran payudara (asimetris) yang kecil dengan yang perbedaan ukurannya besar.

Dalam penelitian pertama ini yang menganalisa dampak kesehatan mental dari ukuran payudara, para ilmuwan menemukan dampak negatif yang sama muncul pada para gadis yang menderita macromastia, sebuah kondisi yang membuat buah dada mereka berukuran sangat besar.

Tim dokter dari Boston’s Children’s Hospital menyimpulkan bahwa intervensi medis sejak awal termasuk pengontrolan berat badan, konseling kesehatan mental dan bahkan operasi bisa menolong para wanita muda yang berjuang dengan payudara asimetris.

Dr. Brian Labow, yang memimpin penelitian ini berkata: “Penemuan kami menyimpulkan bahwa para pasien yang memiliki payudara asimetris, memiliki kesehatan mental yang lebih buruk dan kepercayaan diri yang lebih rendah dibandingkan dengan teman-teman gadis mereka yang lain.”

Dia beragurmen bahwa intervensi medis bisa bermanfaat pada usia muda untuk membantu meminimalkan dampak kesehatan mental negatif.

Sebagai bagian dari penelitian ini, para dokter itu menganalisa 59 wanita muda berusia 12 hingga 21 tahun, yang memiliki ukuran payudara berbeda paling tidak satu ukuran.

Sekitar 40 persen dari para gadis ini memiliki deformitas payudara tuberous (tuberous breast deformity), sebuah kondisi di mana payudara tidak berkembang secara normal. Para peneliti melakukan beberapa tes untuk mengukur seberapa baik para gadis ini berfungsi secara psikologis dan sosial, juga melakukan tes untuk mengukur kualitas hidup yang terkait dengan kesehatan mereka.

Tes-tes sejenis diadakan pada sekelompok gadis lain dengan payudara normal dan para gadis dengan macromastia, kondisi di mana payudara membesar secara abnormal. Mereka menemukan bahwa beberapa aspek kesehatan mental dan kesejahteraan para gadis dengan payudara asimetris lebih rendah dibandingkan mereka dengan payudara normal.

Mereka juga memiliki skor kesejahteraan emosional dan kepercayaan diri yang lebih rendah. Dampak serupa dialami oleh para gadis dengan macromastia.

Memiliki payudara asimetris juga dihubungkan dengan masalah sosial termasuk kemampuan sang gadis untuk berinteraksi secara normal dalam masyarakat. Mereka juga mengalami masalah dengan kebiasaan makan dan perilaku mereka.

Di Amerika Serikat (AS) sendiri ada asuransi yang mengcover operasi pada mantan penderita kanker payudara yang memiliki payudara asimetris karena dampak kesehatan mental pada para penderita sudah diketahui pasti. Sayangnya layanan yang sama tidak tersedia untuk para wanita muda yang memiliki buah dada tidak asimetris. Sehingga perawatan yang ada tidak ditanggung asuransi.

“Pada remaja dengan payudara tidak simetris mengalami kesejahteraan psikologis yang buruk, menandakan perlunya intervensi awal untuk meminimalkan dampak negatif,” terang Dr. Brian.

Tapi dia berkata bahwa tidak berarti semua gadis dengan masalah ini perlu dioperasi, konsultasi dan dukungan terutama untuk gadis untuk lebih muda mungkin sudah cukup, katanya.

Tapi para gadis yang sudah melampaui masa pertumbuhan dan masih memiliki payudara tidak simetris, operasi korektif bisa memiliki dampak emosional yang penting, tambahnya.

Penelitian ini diterbitkan di jurnal Plastic and Reconstructive Surgery.

Sumber: Daily Mail.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge