0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hati-hati! Rokok Elektrik Bisa Sebarkan Malware

rokok elektrik.
Rokok elektrik. (Dok: Timlo.net/ Anakseo.com.)

Timlo.net—Para pengguna rokok elektrik yang mencharge rokok mereka lewat port USB di komputer harus berhati-hati saat menancapkan kabel USB. Rokok elektrik mungkin bisa merusak komputer Anda, paling tidak menurut sebuah posting di situs Reddit.

Salah seorang pengguna Reddit berkata bahwa komputer seorang pejabat tinggi di sebuah perusahaan besar terkena infeksi malware tapi dia tidak tahu darimana asal malware tersebut. Sistem antivirus pada komputer yang digunakan pejabat tinggi itu terupdate. Saat dia meminta tolong bantuan para pengguna internet, mereka meminta dia mengubah kebiasaannya menggunakan komputer.

“Dan akhirnya mereka menemukan jawaban dari akar masalahnya, sebuah rokok elektrik Cina yang memiliki malware di charger dan saat ditancapkan di komputer lewat kabel USB, malware itu mengkontak ‘markasnya’ dan menginfeksi sistem komputer,” tulis pengguna Reddit itu. Sayangnya dia tidak menyertakan sumber dari informasinya tersebut.

Teknologi untuk memindahkan virus dan malware lewat port USB memang ada, menurut penelitian yang dilakukan oleh Security Research Labs di Jerman. Rokok elektrik biasanya dicharge lewat kabel USB, entah dengan kabel khusus atau dengan cara menancapkan rokok itu langsung ke komputer.

“Akhirnya alat USB apapun yang bisa Anda tancapkan bisa diprogram untuk melakukan hal merusak di komputer,” kata Dmitri Alperovitch, pendiri dan kepala teknologi di CrowdStrike, sebuah lembaga penelitian ancaman cyber kepada Washington Post.

Karena berbagai alat tertancap ke komputer dari lubang yang sama, sebuah alat bisa merusak komputer tanpa diketahui oleh pengguna begitu alat itu diprogram ulang, kata Rslabs.

“Sekali terinfeksi, komputer dan periperal USB mereka tidak bisa dipercaya lagi,” kata Rslabs.

Para pengguna rokok elektrik mungkin harus berpikir ulang bila ingin membeli rokok elektrik murah dari penjual online yang belum dipercaya.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge