0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BBM Naik, Permintaan Pertamax Meningkat 30%

SPBU (Dok. Timlo.net/Setyo)

Solo – Kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi awal pekan lalu berdampak pada naiknya permintaan pertamax hingga 30 persen. Hal itu dikarenakan selisih harga relatif sedikit jika dibandingkan dengan premium.

Supervisor stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Jl MT Haryono, Manahan, Rahmat mengatakan naiknya permintaan pertamax terjadi pascapemerintah menaikan harga BBM bersubsidi.

“Banyak konsumen yang beralih dari premium ke pertamax karena harganya yang berbeda tipis dan alasan lainya karena secara kualitas lebih bagus,” ujarnya, Senin (25/11).

Selisih harga pertamax dengan premium saat ini hanya terpaut Rp.2100. Hal itu mengingat belum lama ini harga minyak dunia sempat turun.

“Harga pertamax saat ini turun dari sebelumnya Rp 10.800, sekarang jadi Rp 10.200. Sedangkan untuk permintaan sendiri naik kisaran 30 persen jika dibandingkan kondisi sebelumnya,” tambah Rahmat.

Diakui, meningkatnya permintaan pertamax mengakibatkan stok tersedia tak mencukupi. Hal itu lantaran jumlah stok tersedia hanya sekira 8000 liter atau masih sama dengan saat belum ada kenaikan harga BBM.

“Stok pertamax kami sekitar 8000 liter untuk dua minggu. Saat ini belum sampai dua minggu stok yang tersedia sudah habis karena banyaknya permintaan,” pungkas Rahmat.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge