0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penunjukan Sutarno sebagai Kadisdikpora Karanganyar Banjir Kritik

(Ilustrasi) Kegiatan belajar mengajar di kelas ()

Karanganyar – Sejumlah elemen masyarakat di Karanganyar mengritik penunjukan Sutarno sebagai kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Mereka menilai penunjukan mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu asal-asalan lantaran tak ada latar belakang dunia pendidikan.

“Ini sangat aneh. Sutarno itu sama sekali tak memiliki latar belakang di dunia pendidikan, kenapa dia yang ditempatkan di sana? Sementara yang dibutuhkan pemimpin di Disdikpora itu adalah orang teknis yang paham betul tentang dunia pendidikan,” kata Koordinator Forum Karanganyar Rembuk (FKR), Hendardi Heru Santoso, kepada wartawan, Selasa (25/11).

Heru mengaku pesimistis dengan kepemimpinan Sutarno di Disdikpora. Baginya, bidang pendidikan menjadi ujung tombak guna mendukung pembangunan di Bumi Intanpari. Selama ini, Disdikpora dianggap sebagai satu-satunya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Karanganyar banyak memiliki pekerjaan rumah (PR).

Di antaranya, persoalan kekurangan ratusan guru sekolah dasar (SD), kekurangan kepala sekolah (Kasek) dan pembangunan infrastuktur tidak berjalan hampir satu tahun terakhir karena sebelumnya hanya diisi seorang Pelaksana Tugas (Plt).

Sementara itu, Kadisdikpora Karanganyar, Sutarno, mengaku siap mengemban amanah diberikan kepadanya. Sutarno sudah mulai berkoordinasi dengan jajaran internal Disdikpora guna mengidentifikasi persoalan yang muncul ke permukaan.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge