0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Serapan Anggaran Rendah, Ini Kata Dewan

Ilustrasi Uang (dok.timlo.net/red)

Solo – Kalangan DPRD Solo tak mempersoalkan serapan anggaran baru mencapai 50 persen, meski tahun anggaran 2014 tinggal satu bulan. Namun demikian, serapan anggaran itu juga harus dicocokkan dengan realisasi program di lapangan.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo, Honda Hendarto, mengatakan serapan anggaran rendah tak menjadi soal sepanjang realisasi belanja modal, baik belanja barang maupun jasa sudah hampir seratus persen.

“Ya evaluasinya bukan hanya dari serapan. Evaluasinya juga dari hasil karya, baik pembangunan, pengadaaan jasa, realisasinya sudah berapa. Lebih dari 50 persen kah,” katanya kepada wartawan, Selasa (25/11).

Menurut Honda, banyak bangunan fisik sistem pembiayaanya dilakukan dengan cara full financing. Pembayaran dilakukan setelah pengerjaan bangunan selesai seratus persen. Honda menduga, sistem inilah kemudian membuat serapan anggaran baru mencapai 50 persen.

Untuk diketahui, serapan anggaran baru 50 persen ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Suharto belum lama ini. Padahal tahun anggaran 2014 tinggal satu bulan lagi.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Solo, Umar Hasyim, mengatakan dengan waktu hanya satu bulan, ia pesimis pemerintah kota (Pemkot) bisa menggenjot serapan anggaran.

“Ini November ke Desember. Apa mungkin Desember akan gas pol. Kegiatan dan program kan sudah direncanakan, kan tidak bisa digenjot. Ya ini mesti jadi evaluasi,” katanya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge