0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diusulkan, Karyawan Tempat Hiburan Wajib Tes HIV/AIDS

ilustrasi (dok.timlo.net/red)

Solo – Pemeriksaan berkala terhadap karyawan tempat hiburan, belakangan diusulkan sejumlah kalangan guna mencegah penyebaran virus HIV/AIDS lebih luas. Hal itu menjadi usulan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanggulangan HIV/AIDS.

Wakil Ketua Pansus Raperda Penanggulangan HIV/AIDS, Sugeng Riyanto, mengatakan ada usulan agar Raperda memuat kewajiban bagi pengusaha tempat hiburan rentan menjadi persebaran HIV/AIDS untuk mewajibkan tes HIV/AIDS bagi karyawannya secara berkala.

“Ini baru usulan. Tujuannya untuk memantau penyebaran HIV/AIDS,” katanya kepada wartawan, Selasa (25/11) di gedung dewan.

Ditambahkan Sugeng, tes dilakukan berkala misalnya sebulan sekali. Jika aturan ini disetujui, pasti nantinya ada sanksi jika pengusaha enggan melakukan tes bagi karyawan.

Sementara Ketua Pansus, Hartanti mengakui adanya usulan dari dinas terkait agar pengusaha tempat hiburan diberi kewajiban melakukan tes HIV/AIDS bagi karyawan.

“Itu baru diusulkan dari dinas. Kalau saya tidak setuju dengan pertimbangan asas kemanusiaan dan keadilan,” kata dia.

Menurut Hartanti, Perda tidak perlu mewajibkan pengusaha melakukan tes HIV/AIDS bagi karyawannya. Namun dinaslah seharusnya menggelar tes secara berkala.

“Dinasnya saja nanti yang proaktif. Kan juga melihat anggarannya. Jadi tes itu menjadi kewajiban dinas disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Kalau diwajibkan pengusaha kan biaya tesnya itu juga besar. Nanti malah diskriminasi,” ujarnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge