0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PGRI Harus Dorong Guru Tingkatkan Kedisiplinan

Guru menggelar aksi menyuapi murid secara massal sebagai simbol kasih guru sepanjang jalan (Dok. Timlo.net/Putra)

Solo — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai payung organisasi profesi guru sudah sewajarnya apabila musti bertanggung jawab
terkait dengan keberadaan guru, baik menyangkut kualitas dan kuantitasnya. Sebab. baik buruknya guru, organisasi guru tidak bisa lepas tangan.

Menyambut Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 Nopember, Kasi Kurikulum Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan
Olahraga (Dikpora) Surakarta Budi Setiyono menyatakan, saat ini yang mesti dilakukan oleh PGRI adalah harus mendorong para guru agar
meningkatkan kedisiplinan. Karena belakangan ini kedisiplinan agak menurun.

“Selain itu, juga kualifikasi akademik guru juga harus ditingkatkan, dan harus tidak ada lagi kasus seorang guru sampai
menempeleng muridnya,” tandas Budi Setiyono, di Solo, Selasa (25/11).

Kasus guru menempeleng muridnya, menurut Budi, merupakan satu pukulan bagi PGRI. Kasus kekerasan yang belakangan ini sering mencuat di media massa harus menjadi masukan bagi organisasi guru.

“Seorang guru bagaimanapun juga harus bisa mengendalikan emosi. Guru tidak boleh emosional,” tandasnya.

Oleh karena itu, kata Budi, melihat makin seringnya kasus kekerasan yang dilakukan oleh guru kepada siswanya, maka saat ini PGRI
sudah waktunya segera melakukan pembahasan mengenai hal itu. “Yang follow upnya bisa dilakukan dengan cara penataran, seminar dan sebaganya, yang tujuannya agar guru dijauhkan dari tindak kekerasan kepada siswa,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge