0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mahasiswa Demo Polres Sukoharjo

Aliansi mahasiswa Surakarta kembali menggelar aksi unjukrasa pada Senin (24/11) sore. Kali ini mahasiswa melakukan aksi di depan Mapolres Sukoharjo (Dok. Timlo.net/Putra)

Sukoharjo – Aliansi mahasiswa Surakarta kembali menggelar aksi unjukrasa pada Senin (24/11) sore. Kali ini mahasiswa melakukan aksi di depan Mapolres Sukoharjo untuk menuntut pelaku pemukulan terhadap kawan mereka diadili.

Salah satu kordinator aksi, Isdi Delarean mengatakan, mahasiswa menuntut Kapolres meminta maaf secara langsung di hadapan para mahasiswa. Tak hanya itu, oknum polisi pelaku pemukulan terhadap mahasiswa saat aksi unjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada Jumat malam (21/11) diproses secara hukum.

“Kami kembali melakukan aksi ini sebagai bentuk solidaritas kepada kawan yang menjadi korban kegananasan aparat saat mengamankan jalanya aksi unjukrasa menolak kenaikan harga BBM beberapa hari yang lalu. Kita ketahui bersama, kawan kami yang bernama Muhammad Abdul Salma sampai harus dirawat di rumah sakit,” kata dia, usai menggelar aksi di depan Mapolres Sukoharjo, Senin (24/11).

Sementara itu, menanggapi tuntutan para mahasiswa, Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai langsung menemui para peserta aksi dan dengan tegas menyatakan meminta maaf atas tindakan dilakukan anggotanya terhadap mahasiswa. Pihaknya juga mempersilakan jika dari mahasiswa ingin melaporkan oknum polisi diduga melakukan kekerasan kepada mahasiswa untuk diproses hukum.

“Silakan jika ingin melaporkan polisi yang diduga melakukan aksi kekerasan. Silakan melalui prosedur yang benar dan saya juga berpesan agar dalam menyampaikan ungkapan rasa, hendaknya kawan-kawan mahasiswa ini juga menaati peraturan yang berlaku. Kami juga bertugas untuk menjaga dan menegakkan peraturan perundang-undangan tersebut,” tegas Kapolres.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge