0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo, Partai Hanya Usung Calon Walikota

Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2015 nantinya berbeda dibanding ajang serupa sebelumnya. Selain dilakukan secara serentak, partai hanya mengusung calon walikota tanpa calon wakil walikota.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo Agus Sulistyo, mengatakan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 1 Tahun 2014 tentang Pilkada, partai peserta pemilu hanya mengusung calon walikota/bupati. Sementara wakil walikota dipilih oleh walikota terpilih.

“Nanti yang diusung hanya calon walikota. Wakilnya nanti dipilih walikota/bupati terpilih,” katanya kepada Timlo.net, saat dihubungi melalui telepon, Senin (24/11).

Agus menjelaskan, dalam Perppu juga diatur walikota/bupati terpilih bisa memilih dua wakil walikota. Namun, jika dirasa hanya dibutuhkan satu wakil, walikota juga bisa hanya memilih satu wakil walikota.

Ditambahkan, syarat minimal partai untuk dapat mengusung calon pun mengalami kenaikan. Di undang-undang lama, untuk dapat mengusung calon kepala daerah, partai atau gabungan partai minimal memperoleh 15 persen kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau 20 persen perolehan suara.

Sementara di Perppu, untuk dapat mengusung calon walikota, partai atau gabungan partai harus memperoleh 20 persen kursi DPRD atau 25 persen perolehan suara.

“Aturan-aturan itu diatur dalam Perppu. Nantinya akan ada peraturan turunan terkait pelaksanaan Pilkada,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge