0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

GTT Mogok, Kegiatan Belajar Mengajar Lumpuh

ilustrasi (dok.timlo.net/nanin)

Wonogiri – Akibat mogoknya guru tidak tetap (GTT) proses kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sejumlah sekolah negeri (SDN) di wilayah Wonogiri lumpuh. Khususnya di wilayah Wonogiri bagian Timur. Padahal, aksi mogok guru itu sendiri rencananya digelar selama satu pekan.

Wilayah terdampak aksi ini, di antaranya Kecamatan Bulukerto, Kismantoro, Puhpelem dan Jatipurno. Guru pegawai negeri sipil (PNS) pun kewalahan lantaran harus mengajar dua-tiga kelas. Proses KBM kontan jadi tak maksimal karena sebagian GTT berstatus sebagai guru kelas.

Kepala Sekolah SDN 3 Bulukerto, Dodok Wiyadi, mengatakan para GTT dan pegawai tidak tetap (PTT) di sekolahnya tak masuk kerja selama sepekan. Di sekolah ini ada empat GTT, dua guru kelas, satu guru agama dan satunya lagi guru pelatihan serta dua tenaga tidak tetap bertugas sebagai pegawai tata usaha (TU) dan perpustakaan.

“Memang berat sekali, terpaksa saya mengajar dua kelas. Jujur kami kewalahan, apalagi kalau benar-benar aksi ini berjalan satu minggu,” katanya.

Akibatnya, proses KBM khususnya di wilayah Wonogiri berjalan tidak maksimal, padahal di setiap SD terdapat dua hingga lima GTT.

“Terus terang saja, integritas para GTT lebih baik dibanding guru PNS bersertifikasi yang mengajarnya leda-lede (seenaknya-red). Saya yakin jika aksi cuti bersama dilakukan selama sepekan, proses KBM akan lumpuh,” imbuhnya.

Dia meminta agar instansi terkait segera mencari solusi alternatif atas aksi cuti bersama ribuan GTT di Kota Gaplek. Tak menutup kemungkinan, aksi cuti bersama para GTT terulang kembali apabila nasib mereka tak diperhatikan.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge