0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aturan Rumah Kos di Solo Diseragamkan

Ketua FDNR DPRD Solo, Supriyanto (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Aturan usaha kos-kosan diatur seragam dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Usaha Pemondokan. Penyeragaman itu agar pemilik kos-kosantidak lagi membuat aturan sesuai selera sendiri.

Wakil Ketua Pansus Raperda Pemondokan, Supriyanto mengatakan Raperda mengatur hal-hal detail tentang pemondokan agar Raperda tidak perlu ditindaklanjuti dengan banyak peraturan walikota (Perwali). Aturan detail itu di antaranya menyangkut penyeragaman aturan kos-kosan.

“Identitas (penghun ikos) harus jelas. Pemisahan lokasi antara wanita dan pria juga harus jelas, tidak sekadar bangunan saja. Kadang bangunannya terpisah, tetapi pria-wanita masih satu kompleks,” katanya kepada wartawan, Senin (24/11) di gedung dewan.

Supriyanto menambahkan, pemilik kos juga harus menyediakan ruang tamu. Hal itu agar tamu tidak masuk ke kamar penghuni kos. Tidak hanya itu, pemilik usaha kos juga wajib membuat pembatasan jam berkunjung dan melaporkan usaha kosnya ke pihak RT/RW setempat.

“Memang aturan ini harus diseragamkan agar tidak hanya penyelenggara usaha kos-kosan saja yang membuat aturan,” ungkapnya.

Sementara, tokoh masyarakat, Lik Palali mendukung penyeragaman aturan kos-kosan dalam Raperda. “Memang perlu dicantumkan larangan yang seragam diatur dalam Perda, agar tidak diatur sendiri-sendir sesuai selera pemilik rumah kos. Misalnya dilarang berjudi, mengkonsumsi Narkoba danperbuatan asusila. Larangan itu tentu harus ada sanksinya,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge