0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Air Macet, Warga Ancam Petugas PDAM dengan Golok

Air PDAM macet, warga marah (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Puncak kemarahan warga Dusun Jatibedug RT 1/ RW 7 Desa Purworejo, Kecamatan Wonogiri terjadi Senin (24/11) siang. Pasalnya sudah dua hari terakhir aliran air PDAM yang diusahakan warga dengan swadaya mendadak macet dan takkunjung diperbaiki. Akibatnya warga marah dan mengancam petugas dengan menggunakan sebilah golok.

Keributan yang terjadi tersebut sempat menjadi perhatian pengguna jalan,pasalnya lokasi kejadian tepat berada di pinggir jalan raya Wonogiri-Ngadirojo.

Warga yang sudah terbakar emosi pun memotong aliran air yang dijaga petugas PDAM dengan menggunakan sebilah golok.Aksi warga itu dilakukan bukan tanpa sebab.

Menurut pengakuan sejumlah warga, aksi itu mereka lakukan menyusul puluhan kepala keluarga (KK) di Dusun Jatibedug
khususnya RT 1, selama dua hari terakhir tidak mendapat pasokan air PDAM.Sementara itu, warga juga mengklaim bahwa pengadaan pipa untuk jaringan dari pipa induk milik PDAM merupakan swadaya masyarakat setempat.

“Ini pipanya sepanjang 54 batang ini dulu kami swadaya,bukan milik PDAM,” ungkap Larno, salah satu warga RT 1 RW2 Dusun Jatibedug saat dijumpai wartawan di lokasi kejadian.

Diungkapkan, sudah dua hari warga setempat tidak menikmati air bersih dari PDAM.Warga yang merasa curiga dengan jaringan pipa itu pun segera melakukan pengecekan pipa PDAM,dan benar, warga pun mendapati adanya keganjilan yang akhirnya menyulut kemarahan warga.

“Seharusnya pipa milik kami itu ya harus mengalir air untuk warga kami,lha kok malah mendadak pipa milik kami itu dialihkan untuk warga dusun sebelah atau Dusun Ngantub,” ucap Larno.

Emosi warga kembali pecah tatkala,beberapa pekerja PDAM mendatangi lokasi kejadian. Cemoohan dan umpatan pun ditujukan warga kepada petugas PDAM itu. Padahal, petugas PDAM itu bermaksud memperbaiki aliran pipa tersebut.

Bahkan, nyaris saja beberapa pejabat PDAM yang mendatangi lokasi kejadian mendapat sambutan warga dengan sabetan golok.Untung saja, kemarahan warga tersebut dapat segera diredam oleh perangkat desa.

Hal senada juga diutarakan Sugiman, warga setempat. Pihaknya juga mengklaim bahwa salah satu petugas PDAM berlaku curang lantaran dia (petugas PDAM) merupakan warga Dusun Ngantub yang saat ini pasokan air PDAM lancar.

“Ketika kami melakukan penelusuran pada jaringan pipa,ternyata yang mengalir itu cuma yang ke Ngantub saja,tapi pipa kami malah digabung dengan pipa milik RS Medika dan itupun dengan ukuran pipa 1 dim, ditambah lagi posisi pipa itu agak mendongak ke atas, praktis air itu tidak bisa mengalir,” tandasnya.

Hingga sore tadi, warga masih terus menunggu proses perbaikan yang dilakukan PDAM Giri Tirta Sari Wonogiri. Warga pun berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Yang terang kami ingin konsistensi pihak PDAM, bayangkan kalau kita telat sehari saja mereka langsung menerapkan denda, giliran aliran air kita macet mereka malah banyak alasan,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge