0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Penipuan Lisa Enggan Melapor Polisi

Lisa Rudiani (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Wanita cantik diduga pelaku penipu di dunia maya, Lisa Rudiani pandai mengelabui calon korbannya. Namun, kebanyakan korban enggan melapor polisi karena kurang alat bukti.

“Waktu saya invesatasi di jual beli handphone itu, kita kan ga pakai perjanjian di atas materai. Sistem kepercayaan,” ujar Y, salah satu korban yang juga rekan kerja Lisa, Senin (24/11).

Y mengatakan, ia diajak menjalankan bisnis investasi jual beli handphone saat mereka satu kantor di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Saat itu dirinya percaya begitu saja tanpa menuliskan perjanjian tertulis.

“Saya kan sudah dekat banget sama dia. Sudah seperti adik angkat bagi saya. Makanya saya percaya begitu saja,” ujar Y.

Meski menyesal dengan perbuatannya yang begitu saja memercayai wanita kelahiran Labuhan Batu 27 Januari 1990 itu, ia tidak berharap uangnya dapat kembali. Dirinya berharap, korban-korban Lisa yang mempunyai bukti dapat melaporkan perbuatannya ke polisi.

Sebelumnya, nama Lisa Rudiani ramai menjadi pembicaraan di forum Kaskus karena wanita kelahiran Labuhan Batu 27 Januari 1990 ini telah menipu beberapa rekannya. Bahkan ada yang mengaku ditipu hingga puluhan juta.

Dari data yang dituliskan, Lisa terakhir bekerja di Soechi Group sebagai sekretaris. Wanita berkulit putih tersebut dipecat karena kasus penipuan dan pencurian terhadap salah satu pekerja.

Bahkan di salah satu perusahaan tempat Lisa pernah bekerja, PT. Tawada Healthcare pernah menulis iklan baris di salah satu surat kabar akan menyerahkannya ke kepolisian jika tidak segera menghadap ke kantor. Iklan baris tersebut dimuat pada 20 Mei 2013. [tts]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge