0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kos-Kosan di Solo Wajib Punya TDUP

Salah satu kos-kosan di Solo (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Untuk menertibkan usaha pemondokan di Kota Solo, setiap usaha pemondokan, baik yang dimiliki perorangan maupun badan, wajib memiliki tanda daftar usaha pariwisata (TDUP).

Hal itu diatur dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Usaha Pemondokan yang bakal disahkan awal bulan depan. “Setiap perorangan ataubadan usaha pemondokan harus punya TDUP. Dua kamar pun harus punya (TDP). Selama ini, usaha kos-kosan hanya mengantongi izin bangunan dan selama ini hanya 10 kamar yang kena pajak dan bayak yang tidak terjaring sebagai objek pajak,

”Wakil Ketua Pansus Raperda Pemondokan, Supriyanto, kepada wartawan saat ditemuiusai Public Hearing RaperdaPemondokan, Senin (24/11) di ruang kerjanya.

Disampaikan, di lapangan banyak usaha kos-kosan atau usaha pemondokan yang tidak menjadi objek pajak. Dari 1000-an usaha kos-kosan yang ada di Solo, diperkirakan hanya 150 usaha kos yang terjaring menjadi objek pajak.

“Di Jebres saja itu sudah 500 lebih kos-kosan. Dari jumlah itu, tahun 2013 hanya 50 yang menjadi objek pajak. Ini kan persoalan serius,” ujarnya.

Terpisah, salah satu peserta Public Hearing, Lik Palali mengatakan pihaknya berharap usaha kos-kosan yang jumlah kamarnya kurang dari lima tidak perlu membuat TDUP. “Kan ada keluarga yang menyisihkan satu atau dua kamarnya untuk difungsikan sebagai kos. Jadi, saya mengusulkan di bawah 5 kamar tidak ada kewajiban mempunyai TDUP,” tuturnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge