0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Karanganyar Ikut Tanggung Malu Soal Penjiplakan Logo

Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Karanganyar — Terkait dugaan menjiplak logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97 Karanganyar terhadap salah satu peserta lomba logo South East Asia (SEA) Games Palembang. Kalangan DPRD Karanganyar mengaku turut menanggung malu terkait kejadian itu.

Ketua DPRD Karanganyar Sumanto menyesalkan hal tersebut. Menurutnya, bisa diartikan jajaran eksekutif di bawah pimpinan Juliyatmono sama sekali tak paham tentang bagaimana cara menghormati sebuah karya seni.

“Anggaran rangkaian HUT Karanganyar mencapai Rp 300 juta. Masak dengan anggaran sebesar itu eksekutif nggak  mampu membuat logo sendiri tanpa harus menjiplak. Kami ikut menanggung malu karena itu,” kata Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto kepada wartawan, Senin (24/11).

Sumanto menjelaskan pembuatan logo merupakan ranah jajaran eksekutif. Sehingga, jajaran legislatif tak tahu-menahu dengan penjiplakan logo saat ini.  “Dengan adanya kasus ini, kami menyesal telah menyetujui anggaran senilai Rp 300 juta itu. Membuat logo sebenarnya pekerjaan mudah. Seandainya eksekutif tak mampu membuat logo, mestinya eksekutif langsung menggandeng masyarakat. Kami sangat yakin kreativitas warga Karanganyar sangat bagus,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono tak terlalu mempersoalkan logo tersebut. Menurutnya logo itu tidak dimaksudkan untuk apa-apa, Dirinya hanya mengambil filosofi burung derkuku peliharaan Nyi Ageng Karang salah satu pendiri Karanganyar. “Itu seni-seni saja, yang seninya baik kita ambil,” katanya saat itu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge