0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

4 Mitos Soal Malam Pertama Terungkap

Posisi tidur dengan pasangan. (Dok: Timlo.net/Manifatturafalomo.com.)

Timlo.net — Malam pertama adalah salah satu hal dalam pernikahan yang diantisipasi tapi juga dipenuhi dengan mitos. Beberapa mitos itu pun bisa menyebabkan para pengantin baru memiliki harapan dan konsep yang salah mengenai malam pertama, yang bisa mempengaruhi keharmonisan rumah tangga mereka di masa depan. Lantas mitos-mitos apakah yang umumnya beredar mengenai momen ini?

Hubungan intim yang luar biasa

Bila kita berpikir praktis, maka mitos ini tentunya meragukan. Pengantin baru biasanya sudah lelah karena mereka baru saja melangsungkan acara pernikahan dengan berbagai macam ritualnya dan kemudian mengadakan resepsi pernikahan. Mereka baru saja melewati momen yang mungkin sudah mereka persiapkan jauh-jauh hari dan membebani pikiran dan fisik mereka.

Jadi bila para pengantin baru memutuskan untuk segera menikmati malam pertama di malam setelah mereka menikah, bersikaplah realistis karena kalian sama-sama lelah dan jangan mengharapkan sesuatu yang terlalu spektakuler. Mungkin lebih baik untuk menghabiskan malam untuk bermesraan dan membangun keintiman.

Perlu mengalami orgasme

Mitos ini juga tidak realistis dan mungkin mengharapkan sesuatu yang terlalu banyak dari pihak lain. Karena memberikan kenikmatan klimaks terhadap pasangan tanpa latihan dan pengalaman memang memerlukan waktu. Pasangan perlu belajar lebih banyak mengenai selera seksual masing-masing. Jadi nikmati proses untuk saling mengenal satu sama lain secara seksual dan jangan putus asa bila belum merasakan orgasme.

Perlu memalsukan orgasme

Mitos ini adalah salah satu mitos yang umum utamanya karena keinginan kalian untuk tidak mengecewakan pasangan. Tapi seperti poin di atas, untuk saling menyenangkan secara seksual diperlukan latihan dan pengenalan yang mendalam satu sama lain, maka lebih baik Anda membuang mitos ini. Anggaplah malam pertama sebagai sebuah langkah awal untuk memulai sebuah perjalanan bersama pasangan untuk membangun keintiman dan mengenal satu sama lain secara seksual dan emosional. Bersikaplah romantis dan berbicara secara jujur mengenai hubungan intim yang diinginkan satu sama lain.

Harus berhubungan intim atau berbicara soal seks

Malam pertama tidak harus selalu berkaitan dengan seks tapi sebagai sebuah momen untuk membangun kedekatan dengan pasangan tanpa merasa canggung. Bila kalian sama-sama lelah dan memutuskan untuk tidak berhubungan intim atau berbicara soal seks, maka tidak ada masalah. Nikmati waktu bersama dan bersikaplah tenang.

Pria yang harus memulai

Mitos ini umum beredar di dalam masyarakat yang masih konservatif. Tapi bagaimana bila suami Anda tidak keberatan bila Anda yang mengambil inisiatif terlebih dahulu? Jadi lebih baik bersikap terbuka dan lupakan soal mitos ini.

Sumber: Times of India.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge