0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sebelum Memerah ASI, Jangan Lupa Cuci Tangan

Puluhan ibu menyusui massal di RSUD Sukoharjo dalam rangka pencanangan Gerakan Memasyarakatkan ASI Eksklusif (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Solo – Memerah air susu ibu (ASI) tidak mau tidak memang selalu dilakukan oleh ibu. Terutama sekali bagi ibu pekerja. Memerah dilakukan karena tidak mungkin seorang ibu sedang bekerja, terutama di kantor atau pabrik menyusui bayinya. Padahal kalau tidak dikeluarkan, ASI menumpuk di payudara dan juga bayinya perlu sekali ASI.

“Ada berbagai cara untuk memerah ASI,” ujar dokter spesialis anak RS PKU Muhammadiyah Solo, Arie Hapsari Indah, saat berbicara tentang Memerah ASI, di depan peserta Seminar Anak Sehat, di RS PKU Muhammadiyah Solo, baru-baru ini.

Menurut dia, sebaiknya semua metode didemonstrasikan kepada para ibu, sehingga mereka dapat mencoba dan memilih metode memerah ASI paling sesuai dengan dirinya. Namun dari sekian metode, cara terbilang bersih dan praktis adalah memerah dengan tangan.

Cara memerah ASI dengan tangan ini diawali dengan mencuci tangan. Lalu sediakan mangkuk bersih bermulut lebar dan meletakkannya di dekat payudara. Selanjutnya meletakkan ibu jari di atas areola dan jari lain di bawah areola. Kemudian tekan ke arah dada. Tekanan dengan sedikit mengurut ke arah puting sampai ASI memancar keluar dan tertampung dalam mangkuk.

“Ubah posisi jari ke jam tiga dan jam sembilan dan mulai lagi memerah. Jangan sampai terasa sakit. Perah satu payudara selama tiga sampai lima menit, kemudian beralih ke payudara lain,” jelas Arie Hapsari Indah.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge