0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Biaya Berobat Korban Demo BBM Ditanggung Polisi

Demo BBM (Ilustrasi). (Dok.Merdeka.com)

Sukoharjo – Demo penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh Aliansi Mahasiswa Surakarta di Universitas Veteran (Univet) Sukoharjo mengakibatkan salah seorang mahasiswa terluka akibat pukulan aparat hingga harus dirawat di rumah sakit. Sebagai bentuk tanggungjawab, Kapolres Sukoharjo pun menyatakan pihak kepolisian siap menanggung seluruh biaya pengobatan selama dirawat.

Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai langsung menjenguk korban di Rumah Sakit Muhammadiyah Sukoharjo pada Sabtu (22/11) kemarin. Usia menjenguk korban, Kapolres menyatakan seluruh biaya perawatan dan pengobatan korban ditanggung Polres Sukoharjo.

“Kami sudah menjenguk korban dan saya sudah berkomunikasi dengan pihak rumah sakit untuk biaya selama pengobatan dan perawatan akan kami tanggung,” kata Kapolres, Minggu (23/11).

Dijelaskan pula, saat aksi unjukrasa pada Jumat (21/11) malam, aparat kepolisian terpaksa mengambil tindakan tegas untuk membubarkan aksi. Pasalnya sudah ada upaya provokasi dari mahasiwa dengan melempari petugas menggunakan telor busuk dan aksi sudah tidak terkordinasi dengan baik, sehingga menggangu ketertiban umum.

Disamping itu, empat mahasiswa terpaksa harus dimintai keterangan di Mapolres Sukoharjo lantaran diduga kuat melakukan pelemparan terhadap anggota polisi. Keempatnya langsung dikembalikan hari itu juga setelah selesai diperiksa. Pihak kepolisian meminta agar dalam setiap aksi ujukrasa bisa menaati peraturan berlaku serta memberitahukan minimal 3×24 jam sebelum aksi dilakukan.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge