0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Syarat Perawan bagi Calon Polwan Dinilai Langgar HAM

ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemerhati masalah sosial di Makassar, Hurriah AH, mengatakan tes keperawanan di lingkup Polri merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Tes keperawanan dinilai sebagai bentuk diskriminatif terhadap perempuan.

“Tindakan yang dilakukan jajaran Polri ini dapat dikategorikan sebagai perilaku yang kejam, karena melukai rasa kemanusiaan, merendahkan martabat perempuan dan diskriminatif terhadap perempuan yang merupakan calon Polwan,” kata Hurriah seperti dikutip dari Antara, Minggu (23/11).

Dalam laporan hasil penelitian Human Rights dilansir bahwa perempuan merasa tak nyaman, ketakutan dan trauma, bahkan ada peserta pingsan ketika menjalani tes keperawanan.

Menurut kandidat doktor Universitas Teknologi Malaysia ini, kebijakan dan praktik tes keperawanan itu, apalagi dilakukan oleh pejabat publik seperti kepolisian merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, baik termuat dalam konvensi-konvensi internasional, khususnya Konvensi Anti Penyiksaan.

Selain itu, juga telah melanggar Konvensi Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan, prinsip-prinsipnya sudah termuat dalam UUD 1945 pasal 28 ayat (1) dan (2).

“Juga melanggar undang-undang organik lainnya, khususnya melanggar Pasal 21 UU nomor 39 tahun 1999 tentang HAM,” katanya.

Polri sebagai institusi pemerintah, lanjut dia, pemerintah tunduk kepada berbagai Konsensus Internasional telah ditandatanganinya seperti Deklarasi dan program Aksi Beijing. Deklarasi dan Program Aksi Kairo menekankan pentingnya hak atas integritas dan keutuhan jasmani serta rohani, sebagaimana juga telah dimuat dalam pasal 2 UU 39/1999 tentang HAM.

“Kami mendukung pernyataan dari Kompolnas yang menyatakan bahwa yang perlu diketahui adalah kecenderungan kinerja dan sifat yang diperlukan bagi seorang Polwan untuk meningkatkan kinerja Polwan dan kepolisian umumnya,” imbuhnya. [hhw]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge