0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) Digelar Semarak

Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) digelar di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur. Gelar karnaval budaya ini sudah dilakukan di kota ini sejak 4 tahun lalu.

“Kalau daerah-daerah lain menghadirkan budaya luar masuk dalam karnaval mereka, maka BEC ini semuanya adalah dari unsur lokal Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat memberikan sambutan, Sabtu (22/11).

Hadir dalam acara ini Menteri Pariwisata yang juga putra asli Banyuwnagi, Arief Yahya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Duta Besar Amerika Serikat Robert O Blake, para kepala daerah di Indonesia, artis-artis ibukota dan masih banyak lagi.

BEC kali ini mengusung tema Tari Seblang. Tari ini merupakan tarian ritual tertua di Banyuwangi dan telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Nasional oleh pemerintah pusat. Tradisi ritual Suku Using (masyarakat asli Banyuwangi) ini dimaksudkan sebagai usaha memperoleh ketenteraman, keselamatan, dan kesuburan tanah agar hasil panen melimpah. Ritual ini diartikan seorang penari dalam trance, kondisi tak sadarkan diri, sebagai penghubung warga desa dengan arwah leluhurnya.

Tari Seblang diterjemahkan dalam bentuk desain fesyen yang berkarakter oleh para desainer muda. Semuanya dikerjakan anak muda Banyuwangi tanpa supervisi dari konsultan desain mana pun.

Setelah BEC, sehari kemudian wisatawan bisa mencicipi kopi citarasa Banyuwangi dalam Festival Ngopi Sepuluh Ewu dengan 10.000 cangkir. Sepuluh ewu dalam bahasa setempat berarti 10.000. [ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge