0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bus Jurusan Tawangmangu – Solo Mogok Massal

Bus-bus diparkir di Terminal Matesih (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Puluhan bus jurusan Tawangmangu – Solo mogok massal, Sabtu (22/11). Mereka hanya berhenti di Terminal Karangpandan dan tidak menaikkan penumpang. Akibatnya ratusan penumpang terlantar.

Informasi yang dihimpun wartawan di lapangan, puluhan bus tersebut mulai melakukan mogok massal sejak pukul 06.00 WIB. Para sopir hanya memarkir armadanya di Terminal Karangpandan, puluhan penumpang yang kebanyakan anak sekolah terlantar menunggu angkutan. Mobil bak terbuka milih Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terpaksa digunakan untuk mengangkut para penumpang yang terlantar tersebut.

Menurut Sunarto, salah seorang pengemudi bus, mogok massal dipicu karena perbedaan tarif antara satu perusahaan bus dengan perusahaan lain. Padahal sudah ada kesepakatan tarif usai kenaikan harga bahan bakar minyak. Akibatnya bus dengan tarif yang lebih mahal tidak mendapat penumpang.

“Kesepakatan tarif Rp 3.500 tapi ada yang narik Rp 3.000, yang narik mahal ya nggak dapat penumpang,” kata Sunarto saat ditemui wartawan di Terminal Matesih, Sabtu (22/11).

Kepala Dishubkominfo Karanganyar Nunung Susanto mengatakan, kejadian ini bukan mogok massal namun hanya miskomunikasi antar perusahaan bus. Saat ini seluruh armada bus sudah berjalan dan sebagian kembali ke garasi karena sudah habis jam trayeknya. Sedangkan di Terminal Matesih hanya efek samping dari Karangpandan.

“Ini bukan mogok massal, hanya kesalahpahaman antar bus saja. Ada yang narik lebih murah dari kessepakatan, yang narik mahal nggak laku,” kata Nunung yang ditemui wartawan di Terminal Matesih.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge