0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gunung Pegat Dipenuhi Sampah Busuk, Warga Protes

(Ilustrasi) tumpukan sampah di pinggir jalan (dok.timlo.net/red)

Wonogiri — Sikap peduli lingkungan masyarakat Wonogiri belum sama sekali tercermin. Salah satu perilaku yang tidak terpuji yakni membuang sampah sembarangan. Padahal pemerintah setempat telah memasang sejumlah papan larangan di beberapa titik yang acap kali dijadikan pembuangan sampah.

Salah satunya di wilayah Gunung Pegat, Kecamatan Nguntoronadi. Di pinggir jalan milik propinsi ini, tumpukan sampah terlihat berceceran, dan juga menimbulkan bau busuk yang menyengat.

Berdasarkan pantauan Timlo.net di lapangan, sampah-sampah tersebut bukan hanya sampah rumah tangga namun juga sampah dari sebuah pemotongan hewan, karena bau busuk seperti bangkai hewan. Namun menurut pengakuan beberapa warga yang berhasil dijumpai Timlo.net menyebutkan, mereka tidak tahu kapan sampah-sampah itu dibuang.

“Tahu-tahu sudah ada tumpukan sampah. Tapi saya sering melihat yang sering membuang sampah kebanyakan di waktu malam hari,apalagi musim hujan ini baunya tambah menyengat,setiap kali lewat saya saja mau muntah, “ungkap Harso. warga Desa Planjen. Kecamatan Nguntoronadi, Sabtu (22/11).

Takhanya di Kecamatan Nguntoronadi,perilaku tidak terpuji juga ditunjukkan warga Kecamatan Pracimantoro.Tepatnya disekitaran jalan lintas propinsi di Desa Sambiroto dan Desa Gebangharjo, di kanan kiri terlihat berserakan sampah rumah tangga.

“Saya seringkali melihat mobil yang melintas sembari membuang sampah. Terkadang bus-bus pariwisata sengaja membuang sampahnya dilokasi itu,” kata Suryati, warga Gebangharjo.

Pihaknya berharap pemerintah terkait menyikapi hal itu. Khususnya dinas terkait membiarkan timbunan sampah semakin menggunung.

“Kalau dibiarkan terus berlanjut kami khawatir akan menimbulkan penyakit bagi warga sekitar ,” harapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge