0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Demo BBM Berakhir Bentrok, 1 Mahasiswa Terluka

Aksi unjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di depan kampus Universitas Veteran (Univet) Sukoharjo berakhir ricuh (Dok. Timlo.net/Putra)

Sukoharjo – Seorang mahasiswa pengunjukrasa di depan Kampus Universitas Veteran (Univet) Sukoharjo terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo, Jumat (21/11) malam. Selain mengakibatkan satu pengunjukrasa terluka, enam mahasiswa juga diamankan polisi karena dianggap mengganggu ketertiban umum.

Salah satu koordinator lapangan aksi unjukrasa, Anggun Hatta mengatakan, enam kawannya ditangkap polisi ketika unjukrasa berakhir bentrok dengan aparat. Mereka adalah Arif dari BEM Univet, Gufron, Bambang Y dan Ikhlas dari BEM UMS dan Salma dari BEM Staimus Surakarta serta satu lagi belum diketahui namanya.

“Satu kawan kami matanya bengkak karena kena pukulan, sekarang masih dirawat, sedangkan enam kawan kami lainnya ditangkap polisi,” ujarnya.

Dirinya membantah tuduhan polisi menyatakan mahasiswa berlaku anarkis. Aksi ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan serupa sebelumnya di siang hari.

“Teman-teman tidak ada yang melempar dengan telor dan juga tidak ada yang melempar dengan batu karena settingan kami memang tidak seperti itu,” tandas Anggun Hatta.

Para mahasiswa menamakan dirinya Gerakan Nasional Pasal Tiga-tiga (GANASPATI) ini gabungan dari UMS, Univet dan STAIMUS. Mereka menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dan menuntut dilaksanakanya UU Pasal 33.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge