0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Unjukrasa Berakhir Bentrok, 4 Mahasiswa Diamankan Polisi

Aksi unjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di depan kampus Universitas Veteran (Univet) Sukoharjo berakhir ricuh (Dok. Timlo.net/Putra)

Sukoharjo – Aksi unjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di depan kampus Universitas Veteran (Univet) Sukoharjo berakhir ricuh. Sedikitnya empat mahasiswa diamankan petugas Polres Sukoharjo saat polisi hendak membubarkan aksi berujung bentrok antara aparat dengan mahasiswa pada Jumat (21/11) malam.

Salah satu peserta aksi unjukrasa, Suci mengatakan, bentrok terjadi saat aparat berusaha membubakan aksi unjukrasa di depan kampus Univet Sukoharjo. Hal ini berujung adu pukul dan saling lempar batu antara aparat dengan mahasiswa dari Univet, Staimus dan UMS tergabung dalam GANASPATI.

“Polisi langsung merangsek membubarkan mahasiswa saat kawan-kawan sedang menggelar aksi di perempatan badan jalan usai bakar ban. Empat kawan kami diamankan polisi setelah sebelumnya saling adu pukul dan lempar batu,” ungkapnya.

Sementra itu, Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai menyatakan, aparat terpaksa menertibkan aksi unjukrasa ini karena dinilai sudah mengganggu ketertiban umum. Selain melakukan aksi di tengah jalan, menurutnya ada upaya provokasi dari pengunjukrasa dengan melemparkan telor ke arah polisi saat sedang menjaga demonstrasi.

“Kami sudah sesuai aturan yang berlaku karena unjukrasa sudah tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan. Di samping itu ada lemparan telor dari arah pengunjukrasa kepada petugas, ditambah lagi mereka sudah menganggu ketertiban umum karena melakukan aksi di tengah jalan,” tandas Kapolres.

Jumlah aparat begitu banyak berhasil memukul mundur mahasiswa hingga berlarian ke dalam kampus. Empat mahasiswa dimintai keterangan aparat Polres Sukoharjo, yakni Al Iklas Kurnia Salam, Muh Salma, Abdul Azis dan Abdul Gufron.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge