0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rp 13 Juta Amblas, Suwardi Kena Tipu Polisi Gadungan

Ilustrasi Polisi (merdeka.com)

Sragen – Penipuan berkedok anggota Polri kembali terjadi, kali ini korbannya Suwardi (49), warga Dukuh Krempan RT 07 RW 11, Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar. Dia menjadi korban pelaku mengatasnamakan anggota polisi berpangkat AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi) bertugas di Polres Sragen. Akibatnya Suwardi harus rela kehilangan uang sebesar Rp 13 juta.

Informasi dari Polres Sragen, kejadian itu berawal ketika Suwardi mendapat telepon dari anggota polisi bertugas di Polres Sragen bernama AKBP Joko. Dia mengaku bisa menolong dan membebaskan anak korban terjerat masalah hukum  dalam kasus narkoba tengah ditangani Polres Sragen.

Namun untuk mengeluarkan anak korban dari jerat hukum, pelaku meminta korban harus menyerahkan uang sebanyak Rp 25 juta. Uang sebesar itu harus ditransfer melalui rekening Bank BNI milik pelaku.

Percaya dengan omongan itu, korban pun berjanji memenuhi permintaan untuk menstranfer uang. Namun, korban hanya bisa menyanggupi membayar Rp 13 juta. Uang itupun lantas dikirimkan melalui rekening BNI Sragen sesuai permintaan pelaku sebanyak dua kali.

Setelah uang dikirim sejumlah Rp 13 juta ke rekening pelaku, korban mencoba menghubungi handphone pelaku. Sayang, nomornya sudah tak bisa lagi dihubungi. Barulah dia menyadari telah menjadi korban penipuan.

Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri, melalui Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi, Jumat (21/11), membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari  korban. Saat ini kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk melacak keberadaan pelaku.

AKP Saptiwi menegaskan, di Polres Sragen tak ada perwira polisi berpangkat AKBP selain Kapolres. Ia memastikan pelaku hanya mengaku-ngaku seorang polisi.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge