0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anas Sarankan Jokowi Tak Gentar Hadapi Interpelasi Soal BBM

Anas Urbaningrum, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum tak mau ketinggalan memberikan opini seputar rencana Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta penjelasan soal kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kepada pemerintah. Terdakwa kasus gratifikasi proyek-proyek pemerintah dan pencucian uang itu mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak perlu risau dengan sikap wakil rakyat melancarkan jurus interpelasi.

Anas menuliskan pendapatnya di dalam secarik kertas ditulis tangan dengan pena hitam. Pernyataan itu disampaikan salah satu penasihat hukumnya, Handika Honggowongso selepas menjenguk kliennya.

Anas menyatakan wajar jika fraksi-fraksi oposisi di DPR berencana mengajukan hak interpelasi atas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Sebab, hal itu memang kewenangan parlemen.

“Setidaknya ada pertanyaan tentang kenaikan harga BBM di tengah menurunnya harga minyak internasional, tidak dilakukannya pembicaraan lebih dulu dengan DPR dan ke mana alokasi pengalihan subsidi,” tulisnya dalam kertas diterima awak media, Jumat (21/11).

Anas menganggap pemerintah tak perlu alergi terhadap rencana interpelasi. Sebab, hal itu memang hak konstitusional DPR. Terlebih, dia menganggap pemerintah juga wajib menjelaskan kebijakan itu kepada DPR.

“Malah kalau ada interpelasi dari DPR, pemerintah berkesempatan utk memberikan keterangan dan penjelasan yang komprehensif dan tuntas,” lanjut dia.

Menurut Anas, pemerintah sebenarnya tak perlu gugup menghadapi interpelasi. Dia merasa hal terpenting adalah bagaimana pemerintah menyiapkan penjelasan bisa meyakinkan DPR, seraya menyatakan hal itu adalah wajar dalam sistem demokrasi.

“Dalam sistem demokrasi yang sehat, interpelasi adalah salah satu mekanisme check and balances antara pemerintah dan DPR,” sambung Anas. [did]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge