0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usai Menikam Anggota Brimob, Bintara TNI Langsung Serahkan Diri

Kepala Staf Kodam I Bukit Barisan Brigjen TNI Cucu Sumantri (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pelaku penikaman terhadap Brigadir Beny Sihombing (32), anggota Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut, adalah anggota TNI. Pelaku bernama Sertu Akhir yang bertugas di Brigif 7/Rimba Raya Galang.

“Setelah diselidiki, pelakunya memang anggota kita. Dia bertugas Denma Brigif 7/Rimba Raya di Galang,” kata Kepala Staf Kodam I Bukit Barisan Brigjen TNI Cucu Sumantri kepada wartawan, Jumat (21/11) siang.

Dia mengatakan, Sertu Akhir berada di Sei Mencirim Binjai, karena rumahnya memang berada di sana. Keluarganya juga bermukim di kawasan itu.

Sebelum kejadian itu, Sertu Akhir memang sedang duduk di sebuah warung. Namun Cucu belum memastikan warung itu adalah lapo tuak.

Menurut Cucu, Sertu Akhir berkelahi dengan Brigadir Beny setelah keduanya terlibat saling pandang. Keduanya cekcok sampai akhirnya baku hantam yang berujung pada tewasnya Beny.

Sertu Akhir menyerahkan diri ke satuannya. Dia mengaku terlibat perkelahian dengan korban.

“Karena terdesak, dia spontan mengeluarkan semacam badik dan menikam korban. Sertu Akhir juga mengalami luka di bagian muka dan siku. Setelah menikam, dia meninggalkan korban,” sambung Cucu.

Kesatuan Sertu Akhir sempat tidak diketahui. Soalnya setelah dicek, tidak satu pun kesatuan di sekitar Binjai yang mengaku memiliki anggota bernama Akhir.

Kepastian Sertu Akhir sebagai anggota TNI diperoleh setelah Cucu menghubungi Komandan Brigif 7/RR yang sedang bertugas di Karo. Dia memastikan bintara itu merupakan anggotanya dan sudah menyerahkan diri.

“Langsung pada pukul 02.00 WIB diserahkan ke Denpom I/5 Medan untuk diproses lebih lanjut,” jelas Cucu.

Dia mengatakan, Kodam I Bukit Barisan terus berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Mereka sama-sama mengonsolidasi pasukan dan memberi penjelasan bahwa kejadian itu hanya antar anggota dan tidak ada hubungannya dengan konflik institusi.

Untuk menenangkan situasi, Cucu mengimbau agar semua pihak berpikir jernih dan menahan diri. Sebab semua pelanggaran akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Jadi jangan dikait-kaitkan dengan kejadian lain,” pungkas Cucu.

Seperti diberitakan, Brigadir Beny H Sihombing, personel Den Gegana Sat Brimob Polda Sumut (bukan Den-C Brimob Polda Sumut seperti berita sebelumnya) tewas bersimbah darah di dekat lapo tuak di Jalan Juanda, Desa Suka Maju, Binjai, Kamis (20/11) malam. Dia ditikam personel TNI yang belakangan dipastikan bernama Sertu Akhir. [hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge