0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

‘Molotov Makan Tuan’ Ramai Dibicarakan di Media Sosial

'Molotov Makan Tuan' Ramai Dibicarakan di Media Sosial (Foto: Antara)

Timlo.net – Seorang mahasiswa di Makassar terkena ledakan bom molotov miliknya sendiri saat melakukan demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa hari lalu. Unjuk rasa tersebut pun selalu diakhiri bentrokan dengan aparat kepolisian tengah melakukan pengamanan.

Bentrokan berlangsung saat polisi berupaya membubarkan mahasiswa yang menggelar aksinya dengan menutup jalan utama di Kota Makassar. Mahasiswa lantas membalasnya dengan lemparan batu dan bom molotov ke arah polisi.

Nahas, ketika akan melempar bom molotov yang dibawanya, salah seorang mahasiswa justru terbakar oleh bom molotov-nya sendiri. Alhasil, celana dan almamater yang dipakainya pun gosong. Seorang rekan yang melihatnya langsung membantunya memadamkan api.

Namun, kejadian tersebut tidak membuat semangat rekan-rekannya untuk menyerang polisi pudar, mereka tetap melempar bom molotov hingga merepotkan barisan polisi. Bentrok pun berhasil diredakan setelah barisan mahasiswa dipukul mundur aparat.

Foto yang diambil oleh fotografer Antara Abriawan Abhe ini kemudian tersebar di jejaring sosial. Foto tersebut menuai tanggapan beragam dari pengguna Facebook.

“Hahahah mau jadi ghost raider tapi masih nanggung!,” tulis Raka Danu Sahjehan dalam akun facebook miliknya.

“Bensin naiknya 2 ribu. Biaya RS kebakar berapa,” sahut Liana Chan.

Namun, ada juga yang menyayangkan tindakan mahasiswa tersebut, sebab bom molotov menggunakan bahan bakar minyak sebagai pemicunya.

“Itu bom molotov pake bensin kan? kenapa dibuang-buang,” tandas Michael Enriko Lauda. [tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge