0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Menipu Rp 5,1 Miliar, Pasutri Ditahan di Rutan Solo

Rutan Kelas 1 Solo (dok.timlo.net/red)

Solo — Pihak penyidik Mabes Polri bersama petugas Kejaksaan Agung (Kejakgung) melimpahkan berkas penipuan yang dilakukan pasangan suami istri (Pasutri), Mardiyanto (50) dan Srimulyani (48) warga Madegondo, Grogol, Sukoharjo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo, pada Rabu (19/11). Penipuan yang dilakukan oleh Pasutri terhadap pengusaha asal Solo, Siti Maryani tersebut mencapai total Rp 5,1 miliar.

Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat tersangka melakukan peminjaman uang terhadap korban senilai Rp 150 juta pada tahun 2010 silam. Srimulyani yang merupakan kenalan Siti tersebut, mengaku menggunakan uang itu untuk usaha mebel, berlian dan batik dengan skala internasional.

Lantaran tergiur dengan keuntungan yang dijanjikan oleh tersangka, akhirnya Siti bersedia untuk memberikan pinjaman. Pada awalnya, uang yang dipinjam terdakwa dikembalikan beserta keuntungannya. Namun, seiring berjalannya waktu tersangka akhirnya enggan mengembalikan uang pinjaman hingga mencapai total Rp 5,1 miliar tersebut.

“Memang pada awal-awalnya ia (Srimulyani —Red) memberikan uang kepada saya. Dia mengaku, itu keuntungan dari bisnis senilai Rp 1 miliar. Tapi, uang yang ia pinjam belum dikembalikan. Saya pernah menagih, namun hanya ditemui oleh pengacaranya saja. Bahkan, kalau saya hitung sampai 10 pengacara juga ada. Saya terus berupaya untuk menagih hak saya. Hingga akhirnya, saya melaporkan kasus tersebut ke Mabes Polri,” terang Siti saat dihubungi wartawan, Jumat (21/11).

Sementara itu, salah seorang jaksa Kejakgung, Syahrul Effendi Harahap saat dikonfirmasi mengatakan pelimpahan tahap II dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21). Perkara itu dilimpahkan ke Kejari Solo lantaran lokasi kejadiannya di Solo. Selanjutnya kasus itu bakal disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Solo dengan jaksa penerima pelimpahan tahap II, Ana May Diana. Sedangkan tersangka saat ini ditahan di Rutan Solo sambil menunggu proses persidangan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge