0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jaksa Agung Dikritik, Surya Paloh Angkat Bicara

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Penunjukan HM Prasetyo menjadi Jaksa Agung banyak menuai kritikan, lantaran yang bersangkutan berasal dari partai politik. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh angkat bicara.

“Ini yang sebenarnya perlu kita diskusikan. Esensinya apa? Kita ingin putra-putra bangsa muncul dari level apa pun. Seharusnya bisa lebih banyak memunculkan posisi strategis. Saya mungkin bisa dikatakan subyektif, tapi boleh lah kita bicarakan bersama. Ada presiden jadi ketua umum parpol dan tak ada sorotan tajam,” kata Surya dalam jumpa pers khusus di kantornya di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, Jumat (21/11).

Bos Media Group itu menambahkan, dalam sistem demokrasi seperti sekarang ini, posisi parpol seharusnya menjadi sumber kader bagi kepemimpinan.

“Selama kita masih inginkan progres. Sayang kan. Ini kerancuan cara berpikir. Orang belum kerja, kita kasih judgement dia. Vonis awal tidak fair. Sayang sekali,” ujarnya.

“Tak semua pimpinan parpol terjebak pragmatisme. Kita sama sama bangun demokrasi. Apakah salah ada alumnus parpol (jadi jaksa agung)? Di sisi lain kita pernah punya presiden dari parpol. Jangan sampai ada kerancuan. Sayang kan kita. Bagi saya yang paling penting ini dulu. Sama dengan NasDem. Sejak awal mengalami penuh kecurigaan juga sinisme,” imbuhnya.

Soal pemilihan Prasetyo sebagai Jaksa Agung, Surya mengaku tidak sampai ditanya soal track record yang bersangkutan oleh Presiden Jokowi.

“Track record tidak ya. Saya tidak ditanya itu. Saya tak pernah terlibat ke pembicaraan itu,” ujarnya.

Demikian juga soal sebutan menjadi pembisik Jokowi, Surya tidak membantahnya.

“Bukan hanya pembisik, saya juga sering bisa bicara terbuka. Apa ada gap saya dengan Pak Jokowi dan Pak JK?” tanya Surya balik. [bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge