0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di Solo, BLT ala Jokowi Mulai Cair Hari Ini

(Ilustrasi) (Dok.Timlo.net/ Rori)

Solo —  Menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetapkan Presiden Jokowi, kompensasi kenaikan harga BBM mulai dicairkan.

Namun, program kompensasi kenaikan harga BBM yang dulunya bernama Bantuan Langsung Tunai (BLT) saat ini berubah nama menjadi Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Di Solo, PSKS mulai bisa dicairkan hari ini, Jumat (21/11) hingga Jumat (28/11), di kantor pos cabang dan Kantor Pos Besar Solo.

Menyikapi hal itu, Komisi III DPRD Solo menggelar rapat koordinasi dengan pihak Kantor Pos Solo di gedung dewan, Jumat (21/11). Hadir dalam rapat itu, Kepala Kantor Pos Solo Achmad Fuad Khamali.

Ditemui usai rapat, Ketua Komisi III DPRD Solo Honda Hendarto mengatakan, terdapat 29.043 rumah tangga sasaran (RTS) di Solo yang menerima PSKS. Penerima PSKS adalah mereka yang memiliki kartu perlindungan sosial (KPS) yang sudah diterbitkan tahun lalu.

“Per RTS menerima Rp 200.000 per bulan. Penyalurannya 2 bulan (November-Desember) di tahun ini. Jadi, menerimanya Rp 400.000,” katanya.

Penyaluran PSKS dilakukan mulai 21-28 November 2014. Pihak kantor pos sudah menetapkan jadwal pengambilan berupa hari dan lokasi pengambilannya.  “Jadi, yang paling penting masyarakat harus tahu, ngambilnya di kantor pos cabang mana,” ujarnya.

Jika ada penerima PSKS belum mengambil uangnya di rentang waktu yang ditentukan, pengambilan setelah tanggal 28 November bisa dilakukan di Kantor Pos Besar. Penerima harus datang langsung dengan menunjukkan KPS. Jika kartunya hilang, penerima bisa membawa surat keterangan kehilangan dari kelurahan dan kemudian dibawa ke kantor pos.

“Pastinya, data penerima itu juga tercatat di kantor pos,” ungkapnya.

Sementara, Anggota Komisi III Suharsono meminta pihak kantor pos menyediakan fasilitas yang memadai bagi warga yang mengambil PSKS. Hal ini karena warga penerima PSKS itumengambil apa yang menjadi haknya. Dengan demikian, sudah seharusnya diperlakukan dengan baik.

“Saya usul diberi fasilitas tenda dan kursi. Syukur dapat diberi air minum, kan bisa diambilkan dari CSR-nya. Selain itu dikelompokkan juga yang jompo, itu kan bagus. Supaya Solo lebih tertib,” urainya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge