0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

GTT Wonogiri Ancam Mogok, Ini Tanggapan Disdik

Kepala Bidang SMK Disdik Wonogiri, Sri Mulyati (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Menyikapi rencana aksi mogok kerja para guru tidak tetap (GTT) dan tenaga tidak tetap (TTT) Wonogiri, Senin (24/11) pekan depan, Dinas Pendidikan (Disdik) setempat menghimbau agar pihak sekolah memberikan pelayanan dalam proses pendidikan agar tetap aman dan lancar.

Kepala Bidang (Kabid) TK/SD Disdik Wonogiri Sri Mulyati saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (21/11) mengatakan, saat ini jumlah GTT/TTT di Wonogiri mencapai ribuan orang. Diakui, jika dilihat dari sisi penghidupan belumlah layak.

“Memang hal ini sangat dilematis, kalau dilihat dari awal mula mereka bekerja kan sudah ada surat perjanjian yang isinya mereka juga sudah sepakati. Tapi kita juga tidak sampai hati jika melihat beban mereka di dalam proses pendidikan ini,” ungkap Sri Mulyati.

Masa kerja GTT dan TTT di Wonogiri, khususnya di TK dan SD, diakui memang ada beberapa yang sudah lama mengabdikan diri. Namun kembali lagi pada kenyataan kemampuan APBD Wonogiri yang tidak mampu berbuat banyak, apalagi berkaitan dengan pengangkatan mereka ke dalam formasi PPPK(ASN) jauh dari mustahil.

“Kita di sini tidak punya kewenangan, yang punya kewenangan itu Kemenpan RB atas dasar usulan dan formasi yang kita ajukan, tapi itu pun setiap kali ada Rakor, baik itu dipropinsi maupun pusat, selalu saja usulan kita mentah, mereka berujar bahwa Wonogiri ini tidak kekerungan guru, diperparah lagi adanya moratorium (CPNS) untuk lima tahun ke depan,” katanya.

Dikatakan, pihak Disdik Wonogiri selama ini sudah berusaha memperjuangkan nasib para GTT dan TTT walaupun terbilang kecil. Akan tetapi, itu merupakan salah satu bukti bahwa Disdik dan Pemkab Wonogiri memperhatikan nasib mereka. Salah satunya yakni dengan adanya tunjangan fungsional dan kesejahteraan (Kesra) bagi para guru.

Ditambahkan, dua tunjangan tersebut tentunya berlaku syarat dan ketentuan. Untuk TF berkisar Rp 300 ribu dan Kesra Rp 175 ribu diterimakan dalam per semester.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge