0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terapkan Standar SNI, AKLI Minta Pemerintah Tegas

Asosiasi Konstruksi dan Mekanikal Listrik Indonesia (AKLI) (Timlo.net - Setyo)

Solo – Asosiasi Konstruksi dan Mekanikal Listrik Indonesia (AKLI) dorong pemerintah tegas dalam menerapkan Standar Nasional Indonesia. Mengingat kedepan persaingan semakin ketat saat diberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Wakil Sekjen Dewan Pengurus Pusat AKLI, Kuswatun Hasan saat dihubungi mengatakan jika MEA atau Masyarakat Ekonomi Asean 2015 yang diberlakukan per tanggal 1 Januari 2015 nanti bisa menjadi peluang namun juga tantangan.

“Tantanganya, sebab pasar tentu lebih luas, dimana pemain jasa atau pengadaan konstruksi kelistrikan tidak hanya dari pengusaha dalam negeri saja. sedangkan untuk peluangnya kita dapat melakukan ekspansi pasar ke negara lain,” jelasnya, Kamis (20/11).

Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan diri bersama anggota AKLI yang lain guna menghadapi perdagangan bebas pada saat MEA nanti, salah satunya dengan penguatan kualitas SDM.

“Salah satu yang menjadi prioritas saat ini adalah meningkatkan kemampuan dan pelayanan agar sesuai standarnya dengan negara lain, mengingat untuk saat ini beberapa negara tetangga seperti malaysia sudah menggunakan standar yang cukup tinggi baik dari SDM maupun sarana dan prasarananya,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya juga mendorong pemerintah supaya tegas dalam menerapkan standarisasi. Hal itu mengingat saat ini banyak kabel yang tidak berlabel SNI sudah masuk ke Indonesia dan pemerintah terkesan melakukan pembiaran.

“Karena kalau ini dibiarkan takutnya justru kita kalah bersaing dan menjadi penonton di negeri sendiri,” pungkasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge