0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bagaimana Menguji Touchscreen Pada Smartphone Anda

Pilihan "Pointer Location". (Dok: Timlo.net/ Phone Arena.)

Timlo.net—Dalam hal produksi alat elektronik, tidak ada satu pun produk yang kebal terhadap cacat produksi. Cacat ini bisa terungkap segera setelah produk itu sampai di tangan pengguna atau terungkap beberapa bulan dan tahun setelah dipakai.

Sementara untuk smartphone, layar touchscreen adalah salah satu komponen ponsel yang ingin Anda pastikan bisa bekerja dengan benar dan tidak cacat. Terutama jika Anda membeli smartphone murah di mana pabrikan biasanya berusaha menekan biaya produksi. Lagipula komponen layar sentuh inilah yang akan Anda gunakan setiap kali Anda menggunakan smartphone tersebut.

Jadi apakah smartphone Anda memiliki layar sentuh 5 atau 10 point multi touch? Apakah Anda ingin memastikan semua area di layar sama sensitifnya? Bagaimana dengan sensitivitas tekanan, apakah Anda perlu menekan dengan kuat untuk mengoperasikan layar atau Anda hanya perlu menyentuhnya dengan ringan? Entahkah Anda berencana untuk membeli ponsel baru atau ingin memperoleh bukti bahwa layar touchscreen smartphone Anda bermasalah dan Anda bisa mengajukan klaim garanasi, berikut cara memperoleh jawaban dari semua pertanyaan di atas:

Pertama, Anda perlu mengaktifkan “developer option” dari menu Settings.

Buka Settings—About phone—sentuh “Build Number” 7 kali. Anda akan memperoleh pesan bahwa Anda sudah menjadi seorang developer. Karena sekali Anda mengaktifkan pilihan Developer, menu ini tidak akan menghilang, Anda bisa juga menggunakan aplikasi Yet Another MultiTouch Test untuk menguji touchscreen Anda. Tapi untuk tutorial ini kita akan menggunakan pilihan “developer option”.

Kedua, buka menu Settings dan temukan sub menu Developer options. Scroll ke bawah dan temukan pilihan Pointer location (opsi ini bisa juga dinamai Touch data) dan Show touches. Aktifkan pilihan Pointer location.

Anda akan melihat sebuah lapisan di atas status bar dengan berbagai angka dan lingkaran abu-abu kecil. Lapisan ini akan muncul di bawah jari tangan setiap kali Anda menyentuh layar.

Ketiga, dari pengalaman, orang-orang biasanya mengeluh karena kemampuan multi-touch di smartphone. Entah mereka yakin bahwa mereka ditipu oleh spesifikasi produk atau mereka kesulitan menggunakan beberapa titik sentuh untuk mengoperasikan smartphone (misalnya gerakan seperti pinch-to-zoom, panning dll), mereka seringkali ingin tahu bagaimana mereka bisa menguji layar smartphone mereka.

Dengan lapisan yang muncul, kita bisa dengan mudah menguji hal ini. Nilai di bagian paling kiri dari lapisan atas (secara default P:0/1) mengindikasikan berapa banyak titik touchscreen yang dibaca. Jika smartphone Anda memiliki touchscreen 10-point, maka seharusnya smartphone Anda bisa membacanya. Dan angka di bagian paling seharusnya menjadi P: 10/10.

Keempat, Anda mungkin ingin menguji apakah touchscreen benar-benar tidak responsif di bagian pojok dan bawah. Cobalah buat gerakan menyapu dengan jari Anda di bagian-bagian yang Anda curigai kurang responsif. Cobalah mengunakan tekanan berbeda beberapa kali tanpa jeda. Anda harusnya melihat nilai di samping angka Prs ( lapisan atas status bar, bagian kanan) berubah-ubah karena Prs mengukur tingkat tekanan yang dialami layar touchscreen. Touchscreen yang buruk akan memerlukan banyak tekanan untuk mengenali sentuhan pada bagian-bagian area tertentu atau tidak mengenali mereka sama sekali. Jika demikian, Anda bisa mengklaim garansi untuk smartphone itu atau membatalkan niat untuk membelinya. Sebuah touchscreen yang baik akan bekerja sekalipun dengan angka tekanan 0,05.

Sumber: Phone Arena.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge