0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Pembunuhan Mahasiswa Unisri Digelar di Semarang?

Suasana di Pengadilan Negeri Solo saat digelarnya sidang kedua kasus pembunuhan di Kadipiro, Banjarsari, Solo, Senin (17/11) siang (Dok. Timlo.net/Khalik)

Solo – Pihak Polresta Solo mewacanakan pemindahan sidang kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, sekaligus anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Sragen, Danang Rusbyantoro dari Pengadilan Negeri (PN) Solo ke PN Semarang. Upaya ini dilakukan guna menghindari hal tak diinginkan seperti terjadi beberapa waktu lalu.

Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Sis Raniwati, mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya berencana menyampaikan wacana pemindahan sidang dua terdakwa kasus pembunuhan, yakni Asep Buchoiri (21) dan Lutfi Tejo Putranto (33), warga Kadipiro RT 08 RW 04 Banjarsari, Solo dari PN Solo ke PN Semarang. Saat ini aparat kepolisian masih menunggu perkembangan kondisi pascaperdamaian antardua kubu berselisih, PSHT dan Barisan Muda Indonesia (BMI).

“Koordinasi dengan PN akan kami lakukan terlebih dahulu. Kalau sidang tetap digelar dan akhirnya membuat kondisi tidak kondusif ya wacana itu kami tindaklanjuti,” terangnya, Kamis (20/11).

Menurut AKP Sis Raniwati, pemindahan sidang dimungkinkan dilaksanakan untuk kepentingan keamanan. Hal serupa pernah dilakukan pada sidang kasus perusakan dan penganiayaan berujung bentrok di Gandekan, Jebres, Solo dengan terdakwa Iwan Walet pada 2012 silam.

Sementara itu, Pejabat Humas PN Solo, Kun Maryoso, saat dihubungi mengaku pihaknya belum mendapat informasi terkait wacana pemindahan sidang terdakwa kasus pembunuhan di Kadipiro. Dirinya juga belum diajak berkoordinasi terkait hal itu oleh polisi. Meski begitu, Kun Maryoso memastikan PN Solo tetap menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan Kadipiro pada Senin mendatang.

“Jika terkait keamanan, kami selalu berkoordinasi dengan pihak berwajib. Di samping itu juga, kami akan pastikan bahwa sidang yang digelar berlangsung jujur, adil dan tidak memihak,” pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, sidang kasus pembunuhan di kawasan Kadipiro RT 08 RW 04 Banjarsari, Solo digelar di PN Solo pada Senin (17/11) kemarin dihadiri ratusan anggota perkumpulan beladiri.

Mereka menginginkan supaya sidang berjalan secara adil dan terdakwa dihukum sesuai kesalahannya mengakibatkan kematian seorang anggota mereka, yakni Danang Rusbyantoro warga Gumantar RT 04 RW 08 Pelemgadung, Karangmalang, Sragen.

Kasus itupun berbuntut panjang. Hingga akhirnya pada Senin malam kemarin ribuan anggota perkumpulan beladiri itupun melakukan penyerangan ke sekretariat BMI di Jalan Popda 2 Nusukan, Banjarsari, Solo.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge