0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

GTT Wonogiri Ancam Mogok, Ini Tanggapan Kepsek

Tri Asmoro, Wakil Ketua Forum GTT/TTT Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Rencana aksi mogok kerja yang yang akan dilakukan Forum Guru Tidak Tetap (GTT) dan Tenaga Tidak Tetap (TTT) Wonogiri, mulai Senin (24/11) pekan depan, mendapat tanggapan beragam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Forum GTT/TTT Wonogiri Tri Asmoro, Kamis (20/11), menegaskan aksi mpgok kerja GTT dan TTT Wonogiri bakal digelar mulai Senin pekan depan. “Kalau saat ini kami gelar, waktunya tidak efektif. Pasalnya mepet dengan hari libur,” ungkap Tri Asmoro saat dikonfirmasi Timlo.net  melalui telepon selulernya.

Kepala SDN III Setrorejo, Kecamatan Baturetno, Sukoco mengungkapkan, keberadaan GTT selama ini sangat membantu pihaknya dalam proses pendidikan. Saat ini, di sekolahnya, GTT berjumlah 10 orang, sedang guru PNS hanya berjumlah 3 orang termasuk dirinya.

“Ya memang kami saat ini sangat membutuhkan mereka dalam kegiatan proses pendidikan, tapi untuk aksi mogok kerja yang katanya akan digelar pekan depan itu kami malah belum tahu sama sekali,” ngkap Sukoco saat dihubungi wartawan melalui telepon genggamnya, Kamis(20/11).

Lain lagi tanggapan salah satu Kepsek di Wonogiri, yang tidak berkenan disebutkan namanya. Dikatakan, seharusnya para GTT dan TTT itu koreksi diri dengan apa yang akan dilakukan. Paling tidak, mereka melihat awal mula dia menjadi GTT dan TTT di sebuah sekolah.

“Dulu kita kan sudah bilang, sebelum mereka mau melamar menjadi guru wiyata bakti di sebuah sekolah. Kita juga sudah terang-terangan kalau kemampuan sekolah memberikan honor sedemikian rupa. Bahkan, mereka juga bilang tidak akan menuntut yang lebih. Tapi kok sekarang kenyataannya mereka menuntut bupati, ditambah lagi akan mogok kerja massal,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge