0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Asusila, Kepala TK Divonis 1,5 Tahun

Terdakwa kasus asusila, Willy B Setiawan usai mendengarkan putusan vonis di PN Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo menjatuhkan vonis terhadap terdakwa kasus asusila, Willy B Setiawan dengan hukuman 1 tahun 6 bulan atau 1,5 tahun penjara di pengadilan setempat, Kamis (20/11) siang.

Ketua Majelis Hakim Pollin Tampubolon dalam amar putusannya membacakan hal yang memberatkan terdakwa adalah dirinya yang merupakan kepala sekolah harusnya memberi contoh dan menjadi teladan yang baik bagi segenap stafnya. Namun, dalam kasus tersebut terdakwa justru melakukan hal sebaliknya.

Sementara itu, hal yang meringankan, terdakwa telah melakukan perdamaian dengan pihak korban sekaligus menunjukkan itikad baik selama proses persidangan berlangsung.

“Terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan,” terang Pollin membacakan amar putusanya.

Putusan tersebut lebih ringan 1 tahun penjara dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ana May Diana yang menuntut terdakwa dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara.

Mendengar putusan itu, penasehat hukum terdakwa, Robby RM mengaku pikir-pikir. Pihaknya tetap meyakini, bahwa kliennya tersebut tidak melakukan hal yang dituduhkan tersebut.

“Rencananya akan banding,” terang pengacara asal Banjarmasin tersebut.

Kasus tersebut bermula saat korban, MN (18) dinyatakan diterima sebagai pengajar di salah satu TK di kawasan Jebres tempat terdakwa memimpin. Waktu itu, korban diwajibkan untuk mengikuti pembekalan. Hingga suatu ketika terdakwa memberi pembekalan di ruang bermain. Terdakwa memberi materi menari dan bernyanyi secara privat. Namun,  bukannya diberi materi, korban diipnotis supaya lebih percaya diri. Dalam posisi dihipnotis korban diminta melepas baju dan celana. Selanjutnya tersangka melancarkan aksi tak terpujinya itu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge