0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Organda Klaten Minta Kenaikan Tarif 30%

ilustrasi (Timlo.net - Setyo)

Klaten – Pascapemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar, Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Klaten berencana mengusulkan kenaikan tarif kendaraan umum sebesar 30 persen. Usulan itu nantinya disampaikan dalam rapat koordinasi Organda tingkat provinsi dua hari mendatang.

“Mengingat jumlah armada yang mencapai ribuan di Klaten, kami berharap usulan kenaikan sebesar 30 persen tersebut dapat segera ditanggapi dan diteruskan ke pusat,” kata Ketua Organda Klaten, Agus Supriyanto, Rabu (19/11).

Berdasarkan keterangannya, ada 68 perusahan otobus (PO) bernaung di bawah Organda Klaten. Adapun dari jumlah itu, total mencapai 164 armada, sehingga jika tak ada kepastian kenaikan tarif, beberapa PO bukan tidak mungkin gulung tikar.

“Total 164 armada berpelat kuning. Itu belum ditambah dengan transportasi pengangkut barang. Kalau dihitung semua kurang lebih mencapai 1100 unit armada,” imbuh Agus Supriyanto.

Sementara itu, pantauan Timlo.net di Terminal Buntalan Klaten, tarif bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mengalami kenaikan sebesar Rp 20 ribu hingga Rp 45 ribu. Bila sebelumnya tarif bus jurusan Klaten-Bandung hanya berkisar antara Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu, kini menjadi Rp 130 ribu sampai Rp 140 ribu.

“Kenaikan sudah terjadi sejak kemarin bersamaan dengan kenaikan harga BBM,” ucap seorang agen bus di Terminal Buntalan Klaten, Dedi (28).

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge